HOLOPIS.COM, JAKARTA – KRI Prabu Siliwangi-321 menjalani sea trial perdana, dari Fincantieri menuju dermaga North Side Arsenale Italian Navy. Kegiatan itu jadi pelayaran pertama kapal bersama pengawak baru di bawah komando Komandan KRI Prabu Siliwangi-321 Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja.
Dalam keterangan Dinas Penerangan (Dispen) TNI AL, sebelum pelaksanaan, Kolonel Kurniawan memimpin briefing kepada seluruh Prajurit. Dengan briefing itu untuk menekankan aspek keselamatan, pembagian tugas jaga, serta tahapan Sea Trial yang akan dilaksanakan.
“Selama pelayaran, pengujian difokuskan pada pengecekan fungsi sistem utama kapal, meliputi sistem pendorongan, kemudi, navigasi, dan komunikasi internal,” demikian keterangan Dispen TNI AL dikutip dari laman resmi TNI AL, Minggu, (11/1/2026).
Dijelaskan Dispen TNI AL, kapal diuji pada berbagai variasi kecepatan dan manuver untuk mengenali karakteristik kapal. Upaya itu juga untuk melatih koordinasi antar bagian, khususnya antara anjungan dan kamar mesin.
Selain itu, Sea Trial juga dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran langsung bagi pengawak baru. Tujuan itu agar bisa memahami prosedur pengoperasian kapal secara terpadu dan profesional.
Kolonel Kurniawan mengatakan dengan evaluasi singkat juga untuk menegaskan bahwa Sea Trial perdana merupakan tahap awal pembentukan soliditas tim. Lalu, juga sebagai penguasaan kapal secara menyeluruh.
“Hasil kegiatan menunjukkan kesiapan awal yang baik dari pengawak, yang selanjutnya akan ditingkatkan melalui rangkaian Sea Trial lanjutan hingga kapal dinyatakan siap beroperasi,” jelas Dispen TNI AL.
Menurut Dispen TNI AL, dalam berbagai kesempatan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan pentingnya modernisasi Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista). Upaya itu perlu agar dilakukan secara berkelanjutan merupakan bukti nyata komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia.
Mengutip dari keterangan Dispen TNI AL, KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan kapal perang terbesar dan termutakhir yang dimiliki militer Indonesia. KRI Prabu Siliwangi-321 dibangun oleh galangan kapal Fincantieri, Muggiano, Italia.
Kapal itu dilengkapi teknologi modern, sistem persenjataan canggih, serta memiliki kemampuan tempur dan manuver tinggi.
Kehadiran KRI Prabu Siliwangi itu diharapkan bisa perkuat postur pertahanan laut nasional, khususnya di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur. Selain itu, mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan perairan NKRI.



