HOLOPIS.COM, JAKARTA – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menerima kunjungan Presiden Korean Sport and Olympic Committee (KSOC), Ryu Seung-min, di kantor NOC Indonesia, Jakarta, Jumat (9/1/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari diplomasi olahraga antara Indonesia dan Korea Selatan dalam rangka memperkuat kerja sama serta pengembangan olahraga di kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari dihadiri Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat yang juga Wakil Ketua Umum I PP PBSI. Pertemuan tersebut juga menjadi pertemuan dua peraih medali emas Olimpiade Athena 2004, di mana Taufik merupakan peraih emas di bulutangkis dan Ryu Seung-min di tenis meja.
Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari, menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Ryu merupakan kelanjutan dari persahabatan yang telah terjalin lama di antara keduanya, termasuk sejak pertemuan pada Olimpiade Paris 2024.
“Saya menerima kunjungan dari Presiden NOC Korea yang juga merupakan peraih medali emas Olimpiade cabang tenis meja. Ia adalah juara Olimpiade pertama yang kemudian menjadi Presiden NOC, sekaligus Presiden NOC termuda di Korea Selatan,” ujar Raja Sapta Oktohari, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Ia menambahkan bahwa komunikasi dan diskusi mengenai pengembangan olahraga Indonesia dan Korea Selatan telah berlangsung sejak lama.
“Persahabatan kami sebenarnya sudah terjalin sejak lama, dan kami sempat berdiskusi dengan sangat baik ketika bersama di Paris. Saat itu, Presiden Ryu menyampaikan keinginannya untuk berkunjung ke Indonesia suatu hari nanti, dan kali ini beliau benar-benar mewujudkannya,” lanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut, Raja Sapta Oktohari juga menyoroti konsistensi Korea Selatan dalam membangun prestasi olahraga melalui sistem pembinaan yang kuat, khususnya pada cabang panahan, taekwondo, dan tenis. Menurutnya, pengalaman Korea Selatan dapat menjadi referensi penting bagi pengembangan olahraga Indonesia.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah peluang kerja sama dalam pengembangan olahraga musim dingin. Raja Sapta menegaskan bahwa kolaborasi internasional menjadi kunci untuk membuka peluang baru bagi atlet Indonesia.
“Pengembangan olahraga musim dingin menjadi salah satu topik utama yang akan kami lanjutkan setelah ini. Untuk cabang indoor tentu kita bisa membangun fasilitasnya, tetapi untuk cabang outdoor, kita perlu mencari peluang kerja sama, seperti yang ditawarkan oleh sahabat kami dari Korea,” jelasnya.
“Saya rasa ini akan menjadi peluang yang sangat baik bagi para atlet kami untuk mendapatkan pelatihan,” tambah Raja Sapta.
Sementara itu, Presiden KSOC Ryu Seung-min menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari NOC Indonesia serta menegaskan eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Korea Selatan, khususnya di bidang olahraga. nurut Ryu, peluang kolaborasi ke depan sangat terbuka luas, tidak hanya di level NOC, tetapi juga antar cabang olahraga.
“Indonesia dan Korea selalu menjadi sahabat dekat, dan dalam olahraga, hubungan itu bahkan terasa lebih dekat lagi,” ujar Ryu Seung-min.
“Itulah sebabnya kami melihat adanya peluang untuk kolaborasi yang lebih erat di bidang olahraga di masa depan, tidak hanya di level NOC, tetapi juga pada berbagai cabang olahraga. Melalui olahraga, kolaborasi ini akan menciptakan sinergi yang sangat baik antara kedua NOC,” imbuhnya.
Ryu juga menyampaikan bahwa Korea Selatan memiliki berbagai program pengembangan olahraga, termasuk pengalaman dalam penyelenggaraan ajang olahraga musim dingin dan Youth Olympic Games, yang dapat dikembangkan bersama Indonesia melalui kemitraan strategis.
Selain itu, Ryu Seung-min memberikan apresiasi terhadap perkembangan olahraga Indonesia di bawah kepemimpinan Raja Sapta Oktohari.
“Ketua Umum memiliki semangat yang besar dan merupakan sosok yang sangat berkomitmen. Itulah sebabnya kepemimpinannya dapat berkontribusi pada pengembangan olahraga Indonesia,” kata Ryu.
“Kami menantikan kerja sama dan persaingan yang positif di Asian Games, dan saya sangat mengagumi kepemimpinannya dalam menggerakkan olahraga Indonesia,” tutupnya.
Kunjungan ini menegaskan komitmen NOC Indonesia dan KSOC untuk terus memperkuat diplomasi olahraga sebagai fondasi pengembangan prestasi, persahabatan, dan kolaborasi berkelanjutan antara Indonesia dan Korea Selatan.

