HOLOPIS.COM, SEMARANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca Jateng (Jawa Tengah) pada Sabtu (10/1/2026) didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat di sejumlah wilayah.
Pada pagi hari, cuaca di Jateng umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun, sebagian wilayah Pantura Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. Memasuki siang hingga sore dan awal malam, kondisi cuaca diprakirakan umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di berbagai daerah.
BMKG juga memperingatkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, terutama di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, Pantura, serta Solo Raya dan sekitarnya.
Kondisi tersebut berisiko memicu bencana hidrometeorologi yang kemungkinan bakal melanda wilayah Jateng, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang atau puting beliung, sambaran petir, pohon tumbang, hingga genangan air.
Dari sisi dinamika atmosfer, angin umumnya bertiup dari arah Barat–Utara dengan kecepatan 10–30 km/jam. Sementara itu, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 18–32 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60–95 persen.
Cuaca di Sejumlah Kota/Kabupaten Jateng
BMKG merinci kondisi cuaca di beberapa wilayah sebagai berikut:
- Hujan ringan–sedang: Cilacap, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Magelang, Sukoharjo, Blora, Rembang, Pati, Demak, Salatiga, Semarang.
- Hujan sedang–lebat: Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Kudus, Jepara, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pekalongan, Pemalang, Slawi, Tegal, Brebes, Surakarta, Bumiayu, Majenang, Ambarawa.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, wilayah rawan longsor, serta pengguna jalan. Update informasi cuaca terkini disarankan untuk terus dipantau guna meminimalkan risiko.

