HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa stok beras nasional saat ini sangat aman di angka 3,2 sampai 4 juta ton. Sehingga ia meminta agar para pengusaha tidak nakal menaikkan harga beras untuk pasar.
Tak hanya komoditas beras, Andi Amran juga menyatakan harga minyak goreng pun harus tetap stabil dan terjangkau. Sebab Indonesia adalah produsen minyak goreng terbesar di dunia.
“Jadi teman-teman pengusaha tolong tidak ada alasan harga naik, kami beritahu kemarin. Ada minyak goreng tidak ada alasan (jangan naik -red), kenapa karena kita produsen terbesar dunia, tidak ada alasan,” kata Andi Amran dalam pidatonya di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/2/2026).
Di hadapan Presiden Prabowo Subianto secara langsung, Amran pun mengancam agar para pengusaha yang bermain-main dengan menaikkan harga beras dan minyak goreng untuk dicabut izin usaha mereka.
Hal ini sekaligus sebagai langkah tegas jika ditemukan adanya perusahaan yang melakukan permainan harga di pasar, maka dirinya akan berkoordinasi dengan semua stakeholders untuk melakukan tindakan tegas tersebut.
“Kalau naik (harga -red), izin bapak presiden, kami koordinasi Jampidsus, Pak Menhan, Pak Kapolri, kita cabut izinnya, izin Bapak presiden,” ucapnya.
Ia sangat yakin, Presiden Prabowo Subianto akan mendukungnya untuk menindak tegas para pengusaha yang melakukan upaya ekonomi merugikan dan menyusahkan rakyat Indonesia.
“Saya kira bapak Presiden mengizinkan kita cabut izinnya daripada mengganggu 286 juta masyarakat kita,” sambung Andi Amran Sulaiman.

