Pasca Banjir Sumbar, Dua Madrasah Gunakan Masjid untuk KBM


Oleh : Maria Hermina

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Dua Madrasah yang terdampak banjir di Sumatera Barat (Sumbar) menggunakan masjid dalam menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sejak Senin (5/1/2025). Hal ini disebabkan, gedung yang dulunya digunakan untuk menimba ilmu kini rusak akibat bencana banjir yang melanda sejak akhir November 2025 lalu.

Adapun dua madrasah yang terdampak banjir cukup berat yakni Madrasah Tsanawiyah (MTs) Selasar Air dan MTs Tarbiyah Islamiyah, Kabupaten Agam. Kedua MTs ini kemudian menggunakan area masjid untuk menggelar proses KBM mengingat pembelajaran menjadi prioritas utama pemerintah

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Amien Suyitno mengatakan bahwa pendidikan saat ini menjadi fokus utama pemerintah, sehingga penyaluran bantuan dari Kemenag berfokus pada pemulihan gedung tempat belajar.

“Bantuan yang disalurkan Kemenag difokuskan untuk pemulihan sarana prasarana agar madrasah dapat segera beroperasi norman dan peserta didik tidak kehilangan hak belajarnya,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, dalam keterangan resminya, sebagaimana informasi yang dikutip Holopis.com, Selasa (6/1/2026).

Amien memastikan bahwa pemulihan pada wilayah terdampak bencana alam pada akhir November 2025 tidak lepas dari perhatian pemerintah, sehingga proses pemulihan dipastikan berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Madrasah harus menjadi ruang belajar yang tanggung menghadapi bencana. Negara tidak hadir hanya saat darurat, tetapi juga memastikan pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.

Adapun Kemenag telah menyalurkan bantuan penangan banjir sebesar Rp6,4 miliar untuk 64 madrasah dan RA di Sumatera Barat. Setiap lembaga memperoleh Rp100 juta, yang digunakan untuk rehabilitasi ringan, pengadaan sarana pendukung pembelajaran, serta pemulihan lingkungan belajar.

Rincian bantuan tersebut meliputi Rp2,2 miliar untuk 22 Madrasah Negeri, Rp2,9 miliar untuk 29 Madrasah Swasta, serta Rp1,3 miliar untuk 13 RA. Pada MTs Selasar Air dan MTs Tarbiyah Islamiyah, bantuan tersebut dimanfaatkan untuk menyiapkan kelancaran proses belajar mengajar.

Tampilan Utama