VIRAL: Biaya Kuliah Dipakai Adik Nonton Konser K-Pop, Sang Kakak Curhat Begini

40 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sebuah kisah keluarga yang sarat pengorbanan dan kekecewaan seorang kakak kepada sang adik mendadak viral di media sosial.

Kisah ini menceritakan bagaimana seorang kakak memutuskan untuk menghentikan seluruh biaya kuliah adiknya, usai mengetahui uang skripsi sebesar Rp10 juta justru digunakan untuk menonton konser K-Pop dan liburan ke luar negeri.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Kisah tersebut pertama kali beredar melalui unggahan tangkapan layar curhatan pribadi yang dibagikan ulang di berbagai platform media sosial.

Dalam ceritanya, sang kakak mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadi tulang punggung keluarga sejak ayah mereka meninggal dunia beberapa tahun lalu.

- Advertisement -

Ia bekerja di luar kota dan secara rutin mengirimkan uang setiap bulan untuk membiayai kebutuhan sang adik yang masih berstatus mahasiswa.

Dana tersebut mencakup biaya kos, uang makan, hingga pembayaran uang kuliah tunggal (UKT).

Semua pengorbanan itu dilakukan dengan satu harapan besar: sang adik bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu dan membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

Masalah mulai muncul ketika sang adik meminta tambahan uang sebesar Rp10 juta dengan alasan untuk keperluan skripsi.

Uang tersebut disebut akan digunakan untuk olah data, bimbingan, hingga persiapan sidang akhir. Meski berat, sang kakak akhirnya mengirimkan dana tersebut, yang diakui sebagai tabungan terakhir yang ia miliki.

Namun, kepercayaan itu runtuh hanya dalam hitungan hari. Melalui media sosial, sang kakak melihat unggahan foto-foto adiknya yang tengah berada di luar negeri.

Dalam foto tersebut, sang adik tampak menonton konser K-Pop, berbelanja, dan menikmati liburan. Unggahan itu bahkan disertai keterangan singkat yang menyebut aktivitas tersebut sebagai “self reward”.

Merasa dikhianati, sang kakak kemudian menghubungi adiknya. Percakapan keduanya, yang juga ikut tersebar di media sosial, memperlihatkan pengakuan sang adik bahwa uang skripsi tersebut memang digunakan untuk liburan karena merasa stres dan membutuhkan hiburan. Ia berjanji akan mengurus skripsinya di kemudian hari.

Pengakuan tersebut menjadi titik balik dalam hubungan keduanya. Sang kakak akhirnya mengambil keputusan tegas dengan menghentikan seluruh bantuan finansial, termasuk biaya kuliah dan uang kos.

Dampaknya cukup serius, karena sang adik terancam tidak dapat melanjutkan perkuliahan akibat kesulitan membayar UKT pada semester berikutnya.

Dalam curhatannya, sang kakak juga mengaku mendapat tekanan dari keluarga besar. Ia disebut tega, tidak berperasaan, dan terlalu keras terhadap adik kandung sendiri. Padahal, ia merasa pengorbanannya selama ini tidak pernah benar-benar dipahami.

Cerita pilu ini pun memantik beragam reaksi warganet. Banyak yang mengaku ikut terharu dan mendukung keputusan sang kakak sebagai bentuk pembelajaran tentang tanggung jawab dan kejujuran.

Namun, tidak sedikit pula yang menilai persoalan tersebut seharusnya diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus menghentikan pendidikan sang adik.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
40 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

VIRAL: Takut Disunat, Remaja 15 Tahun di Bekasi ‘Dijemput’ Petugas Damkar

Bukan untuk memadamkan api, kali ini petugas Damkar harus turun tangan untuk membujuk seorang remaja berusia 15 tahun yang enggan disunat lantaran takut.

Viral Video Mesum di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Sejoli Diusut

Pasangan yang diduga berbuat mesum tengah diselidiki polisi.

VIRAL: Aksi Damkar ‘Curi Hati’ Anak-Anak Lewat Flying Fox

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) kembali membuktikan bahwa tugas mereka bukan sekadar menjinakkan si jago merah, sebagaimana tugasnya untuk memadamkan api.

Patung Macan Putih Kediri Viral, Bentuk Unik Jadi Bahan Satire Warganet

Patung macan putih yang berdiri di simpang tiga Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, mendadak mencuri perhatian publik.

Nenek 80 Tahun di Surabaya Jadi Korban Pengusiran Paksa Ormas

Nenek berusia 80 tahun bernama Elina Widjajanti menjadi sorotan publik setelah diduga mengalami penganiayaan saat pengusiran paksa dari rumahnya di Surabaya.

VIRAL : Aksi Tetangga Bikin Pertunjukan Lampu Natal Ini Bikin Satu Komplek Heboh

Sebuah video yang menampilkan pertunjukan lampu Natal spektakuler di sebuah kawasan perumahan mendadak viral di media sosial.

Terbaru

holopis holopis