Purbaya Sebut Konflik AS-Venezuela Justru Untungkan Indonesia, Kok Bisa?


Oleh : Khoirudin Ainun Najib

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berbicara terkait konflik Amerika Serikat (AS) dengan Venezuela, pasca penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh negeri Paman Sam.

Menurutnya, konflik tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, khususnya pasar keuangan. Justru sejauh ini, respons pasar menunjukkan sinyal yang positif.

Purbaya menyebut, pasar saham domestik tetap mencatatkan kenaikan di tengah isu geopolitik tersebut. Hal ini menjadi indikator bahwa pelaku pasar tidak melihat adanya risiko besar terhadap stabilitas ekonomi nasional akibat perkembangan di Venezuela.

“Pasar saham justru naik. Artinya, belum ada dampak besar yang akan terjadi dari konflik tersebut,” ujar Purbaya dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Holopis.com, Selasa (6/1/2025).

Selain pasar saham, Purbaya juga menilai nilai tukar rupiah seharusnya mendapatkan sentimen yang positif atas situasi tersebut. Sebagai negara net importir minyak, Indonesia berpotensi diuntungkan apabila harga minyak global mengalami penurunan.

“(Rupiah) harusnya positif. Karena kalau harga minyak turun, kita kan sekarang net importir, jadi nilai impor juga turun,” jelasnya.

Purbaya mengakui, jika pun ada dampak yang perlu diwaspadai, hal tersebut lebih mengarah pada pergerakan harga minyak dunia. Menurutnya, sempat muncul kekhawatiran di pasar terkait potensi terganggunya pasokan minyak global akibat insiden penangkapan Presiden Venezuela.

Namun, kekhawatiran tersebut dinilai berlebihan. Pasalnya, produksi minyak Venezuela dalam beberapa tahun terakhir relatif terbatas, sehingga kontribusinya terhadap suplai global tidak sebesar negara produsen utama lainnya.

“Kalau di short run mungkin orang pikir suplainya turun. Tapi Amerika sudah izinkan drilling di Alaska, jadi enggak terlalu ngaruh ke suplai,” kata Purbaya.

Dengan kondisi tersebut, Purbaya menegaskan bahwa dampak geopolitik dari penangkapan Presiden Venezuela terhadap ekonomi Indonesia masih sangat terbatas. Pemerintah pun terus memantau dinamika global agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian geopolitik dunia.

Tampilan Utama