Film That Time I Got Reincarnated as a Slime Umumkan Pemeran Baru
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Film That Time I Got Reincarnated as a Slime the Movie: Tears of the Azure Sea resmi mengumumkan sejumlah pemeran tambahan beserta deretan pengisi lagu insert untuk film layar lebar kedua dari waralaba Tensei Shitara Slime Datta Ken.
Pengumuman ini disampaikan pada Selasa dan langsung menarik perhatian penggemar, mengingat film tersebut membawa cerita orisinal yang belum pernah diadaptasi sebelumnya.
Dua anggota grup idola Hinatazaka46, Nao Kosaka dan Kaho Fujishima, turut bergabung sebagai karakter baru. Nao Kosaka mengisi suara Mio, sementara Kaho Fujishima memerankan Yori.
Keduanya digambarkan sebagai miko atau pendeta wanita, karakter orisinal yang diciptakan khusus untuk film ini dan tidak muncul dalam versi serial televisinya.
Kehadiran karakter-karakter baru ini menegaskan bahwa film Tears of the Azure Sea tidak sekadar menjadi pelengkap, melainkan bab penting yang memperluas dunia Tempest dengan konflik dan nuansa berbeda.
Selain itu, Saori Ōnishi juga tampil sebagai Yura, seorang pendeta naga air dari negeri Kaien, sekaligus membawakan lagu insert berjudul “Sōkoku (Blue Moment)”.
Dari sisi musik, film ini menghadirkan tiga lagu insert. ARCANA PROJECT membawakan “Renainō (Talent for Romance)”, sementara STEREO DIVE FOUNDATION berkolaborasi dengan ASH DA HERO melalui lagu “Harmonics”.
Seluruh lagu insert tersebut, bersama lagu tema “Utopia” yang dinyanyikan TRUE, akan dirilis dalam bentuk single pada 28 Februari, tersedia dalam edisi reguler dan edisi perdana terbatas.
Cerita film berlatar waktu setelah perayaan berdirinya Federasi Jura Tempest. Rimuru Tempest dan para petinggi Tempest diundang oleh Elmesia, penguasa negeri elf Sarion, untuk berlibur di sebuah pulau resor.
Liburan singkat itu berubah ketika Rimuru bertemu Yura dan menghadapi ancaman baru yang perlahan menguak sisi gelap dunia laut.
Film ini dijadwalkan tayang perdana di Jepang pada 27 Februari. Crunchyroll telah mengamankan hak distribusi teater secara global, bekerja sama dengan Sony Pictures Entertainment untuk penayangan internasional.
Studio 8-Bit kembali menangani animasi, dengan jajaran staf dan pengisi suara utama dari serial televisi tetap dipertahankan.