Agustina Wilujeng Titip 3 Pengusaha ke Nadiem soal Pengadaan Laptop Chromebook

44 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Mantan anggota Komisi X DPR RI, Agustina Wilujeng Pramestuti menitipkan tiga nama pengusaha agar dapat berpartisipasi dalam pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) tahun ajaran 2021 di Kemendikbudristek. Ketiga pengusaha itu yakni founder sekaligus CEO PT Bhinneka Mentaridimensi, Hendrik Tio; Timothy Siddik dari PT Zyrexindo Mandiri Buana; dan Michael Sugiarto dari PT Tera Data Indonusa (Axioo).

Demikian terungkap dalam surat dakwaan terdakwa mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim yang dibacakan jaksa penuntut umum, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/1/2026). Menurut Jaksa, Nadiem mengetahui ‘titipan’ Agustina Wilujeng yang kini menjabat Wali Kota Semarang itu.

- Advertisement -

Jaksa awalnya menjelaskan pengadaan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) tahun ajaran 2021 di Kemendikbudristek dilakukan tanpa kajian harga. Dikatakan Jaksa, Agustina Wilujeng yang saat itu anggota Komisi X DPR RI menemui Nadiem saat sebelum dan sesudah proses pembahasan anggaran DIPA yaitu sekitar Agustus 2020-April 2021. Salah satu pertemuan berlangsung di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Bahwa kebutuhan laptop Chromebook pada tahun 2021 sebanyak 431.730 unit dengan rincian sebanyak 189.165 unit sumber anggarannya dari DIPA dan 242.565 unit sumber anggarannya dari DAK Tahun 2021 tanpa dikaji pembentukan harga satu unit laptop chromebook. Bahkan pada saat sebelum dan sesudah proses pembahasan anggaran DIPA yaitu sekitar bulan Agustus 2020 sampai dengan bulan April 2021 diantaranya di hotel Dharmawangsa Jalan Brawijaya Raya No.26 Kelurahan Pulo Kecamatan Kebayoran Baru Kota Jakarta Selatan Daerah Khusus Jakarta, Agustina Wilujeng Pramestuti yang saat itu sebagai anggota Komisi X DPR RI yang merupakan mitra kerja Kemendikbudristek bertemu terdakwa Nadiem Anwar Makarim dan Hamid Muhammad (eks Direktur Jenderal Paud, Pendidikan Dasar dan Menengah tahun) yang membahas terkait dengan pengadaan TIK tahun 2021 dan Agustina Wilujeng Pramestuti menanyakan ‘apakah teman-teman saya bisa bekerja?’ lalu Terdakwa Nadiem Anwar Makarim menjawab ‘Untuk hal teknis agar di bicarakan kepada Hamid Muhammad’,” ucap jaksa, seperti dikutip Holopis.com, Senin (5/12/2026).

- Advertisement -

Selanjutnya, kata Jaksa, Hamid Muhammad merekomendasikan agar untuk bertemu dengan Dirjen atas nama Jumeri. Agustina Wilujeng lalu mengirimkan pesan melalui Whatsapp kepada Jumeri.

“Saya bertemu dengan mas menteri (Nadiem Anwar Makarim) dan pak Hammid senin dan selasa malam lalu, di rekomendasi untuk bertemu pak Dirjen tentang hal yang saya sampaikan,” ucap Agustina Wilujeng dalam Whatsapp kepada Jumeri.

“Monggo Siap Ibu” kata Jumeri merespon pesan Whatsapp Agustina Wilujeng.

Selanjutnya Jumeri, sambung Jaksa, Hamid Muhammad, Sri Wahyuningsih (Direktur SD), Mulyatsyah (Direktur SMP), Purwadi Sutanto (Direktur SMA) beberapa kali mendapatkan ‘titipan nama pengusaha’ dari Agustina Wilujeng Pramestuti dan meminta agar nama-nama pengusaha tersebut mengerjakan pengadaan TIK Laptop Chromebook tahun 2021.

Dalam surat dakwaan, perusahaan yang dititipkan Agustina itu turut diperkaya dalam pengadaan ini. PT Bhinneka Mentari Dimensi diperkaya sebesar Rp 281.676.739.975,27; PT Tera Data Indonesia (Axioo) diperkaya sebesar Rp 177.414.888.525,48; dan PT Zyrexindo Mandiri Buana (Zyrexx) diperkaya sebesar Rp 41.178.450.414,25.

“Adapun nama-nama pengusaha tersebut adalah Hendrik Tio dari PT Bhinneka Mentaridimensi, Michael Sugiarto dari PT Tera Data Indonusa (Axioo), dan Timothy Siddik dari PT Zyrexindo Mandiri Buana,” tutur jaksa.

Dalam surat dakwaan, jaksa juga menyebut nama anggota Komisi X DPR Sofjan Tan. Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan itu disebut Jaksa menginginkan pengadaan laptop Chromebook tahun 2022.

“Bahwa pada pertengahan tahun 2021 Terdakwa Nadiem Anwar Makarim bersama Sutanto, Jurist Tan dan Fiona Handayani serta Sri Wahyuningsih dan Mulyatsyah membahas dengan Komisi X DPR RI terkait proses perencanaan anggaran tahun 2022 untuk dana APBN satuan Pendidikan Kemendikbud mengenai TIK Chromebook untuk program AKM,” ujar Jaksa.

Keinginan Sofjan Tan dalam pengadaan laptop Chromebook itu disampaikannya dalam pertemuan di Hotel Fairmont Jalan Asia Afrika Senayan Jakarta sekitar bulan April 2022. Pertemuan itu dihadiri Jumeri, Sri Wahyuningsih, dan Mulyatsyah.

“Selanjutnya Jumeri mengatakan kepada Sofjan Tan untuk berkomunikasi dengan para Direktur di antaranya yaitu Sri Wahyuningsih dan Mulyatsyah,” kata Jaksa.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
44 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis