IHSG Hari Ini Diramal Uji Level 8.905, Intip Deretan Sahan Potensial

29 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal melanjutkan penguatan, dan menguji level psikologis 8.905 pada perdagangan awal pekan ini, Senin (5/1/2026).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG pada perdagangan terakhir, atau pada Jumat pekan lalu (3/1/2026) ditutup menguat 1,17 persen ke level 8.748,13, seiring dominasi saham-saham penguatan.

- Advertisement -

Total volume transaksi tercatat mencapai 24,2 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp11,7 triliun. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 487 saham menguat, 228 saham melemah, dan 243 saham stagnan.

Proyeksi IHSG Hari Ini

Dalam riset MNC Sekuritas yang dikutip Holopis.com, Senin (5/1/2025), terdapat beberapa skenario pergerakan IHSG dalam jangka pendek.

- Advertisement -

Pada skenario terbaik atau best case, IHSG diperkirakan telah menyelesaikan wave [iv] dari wave 5, sehingga masih memiliki peluang melanjutkan penguatan.

Dalam skenario tersebut, IHSG berpotensi menguji rentang resistance di level 8.776 hingga 8.905. Namun, MNC Sekuritas juga mengingatkan adanya dua skenario lain yang menunjukkan IHSG masih rawan mengalami koreksi terlebih dahulu.

Level support IHSG diproyeksikan berada di area 8.584 dan 8.525, sementara resistance berada pada level 8.776 dan 8.822.

Rekomendasi Saham

Seiring dengan pergerakan IHSG, MNC Sekuritas juga merilis sejumlah saham pilihan yang dinilai menarik untuk dicermati investor.

PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menjadi salah satu saham yang direkomendasikan Buy on Weakness oleb MNC Sekuritas, setelah saham ini menguat 1,54 persen ke level Rp1.645 dan masih didominasi volume pembelian.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi ARCI berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C). Area beli disarankan pada rentang Rp1.490–1.575 dengan target harga Rp1.775 dan Rp1.950, serta stoploss di bawah Rp1.380.

PT Hartadinata Abadi Tbk (EMAS) juga masuk rekomendasi Buy on Weakness. Saham EMAS naik 1,35 persen ke level Rp5.625 dengan dominasi volume pembelian.

Selama harga mampu bertahan di atas Rp5.275 sebagai stoploss, EMAS diperkirakan berada di awal wave [5] dari {C}. Area beli berada di Rp5.475–5.600 dengan target harga Rp6.100 dan Rp6.400.

Sementara itu, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) direkomendasikan Spec Buy. Saham CMRY terkoreksi 1,77 persen ke level Rp5.550 dan disertai tekanan jual.

MNC Sekuritas memperkirakan CMRY saat ini berada di awal wave 5, dengan area beli spekulatif di kisaran Rp5.425–5.525. Target harga ditetapkan di Rp5.925 dan Rp6.300, dengan stoploss di bawah Rp5.325.

Adapun PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) direkomendasikan Buy on Weakness setelah saham ini melonjak 7,81 persen ke level Rp69 dan berhasil menembus MA20 dengan peningkatan volume pembelian.

Selama harga bertahan di atas Rp64 sebagai stoploss, GOTO diperkirakan sedang membentuk awal wave [iii] dari wave C. Area beli berada di kisaran Rp65–68 dengan target harga Rp71 dan Rp73.

Dengan sentimen positif di awal tahun, pergerakan IHSG ke depan masih akan sangat dipengaruhi oleh dinamika teknikal serta respons investor terhadap peluang penguatan lanjutan maupun potensi koreksi jangka pendek.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
29 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru