Bentrok Aparat TNI vs Brimob di Buton Viral, Ternyata Dipicu Saling Ejek

56 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Insiden bentrok antar aparat TNI vs Brimob di lapangan sepak bola wilayah Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Minggu, kemarin. Bentrok itu pun viral di media sosial terutama diunggah oleh sejumlah akun Instagram.

Terkait itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan insiden bentrokan yang berawal dari pertandingan sepakbola di Buton Selatan. Menurut dia, ada saling ejek antar suporter usai pertandingan.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Setelah pertandingan yang berakhir imbang 0-0, sempat terjadi momen saling ejek antar suporter. Kemudian, memicu reaksi sesaat di sekitar lapangan,” kata Donny kepada awak media, Senin, (5/1/2026).

Imbas saling ejek itu terjadinya kericuhan seperti yang beredar di media sosial. Donny menuturkan, komandan dari kedua belah pihak sudah turun tangan agar persoalan tak makin meluas. Pun, anggota yang bertikai sudah dimediasi dan berdamai.

- Advertisement -

“Danyonif TP 871/Lamaindo bersama Danramil setempat langsung berkoordinasi dengan Danyon Brimob Batauga untuk menenangkan personel dan memastikan situasi tetap terkendali,” jelas Donny.

Menurut dia, situasi di lokasi sudah kondusif tak lama setelah terjadi kericuhan. Dijelaskan dia, kedua pihak yang bertikai sudah kembali ke asrama masing-masing. Dia bilang, tak ada pertikaian lanjutan antara kedua belah pihak.

Lebih lanjut, dia menambahkan insiden rebut itu tak akan memperenggang hubungan antara TNI dan Polri. Ia menegaskan sinergi antara TNI-Polri tetap solid.

“Kegiatan olahraga justru menjadi sarana membangun kebersamaan. Dan, kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan kegiatan serupa dapat berjalan lebih tertib dan terkendali,” ujar Donny.

Salah satu akun yang mengunggah insiden bentrok itu adalah @infobutonraya. Sejumlah netizen pun menyoroti bentrokan antar aparat itu dengan komentar sinis.

Bahkan, ada netizen yang kecewa dengan dua institusi yang harusnya melerai malah membuat kericuhan. Lalu, ada netizen yang mempertanyakan peran positif TNI dan Brimob di Buton.

Lagian untuk apa juga mrk itu di tugaskan di tanah buton ini? Perasaan TDK juga ada gunanya,” tulis netizen.

ini gimana konsepnya?? dua institusi yg harusnya melerai kericuan malah membuat kericuan😅😅😅,” demikian tulis netizen lain.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
56 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Mentan Pamer Capaian Swasembada Pangan, Semua Stok Surplus

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sampaikan pencapaian swasembada pangan nasional kepada Presiden Prabowo. Stok aman, bahkan siap ekspor.

Doktif Harap Polisi Langsung Jebloskan Richard Lee ke Penjara

Doktif berharap Polda Metro Jaya segera menahan dr Richard Lee karena ancaman hukumannya di atas lima tahun.

CN-235 Dipakai Militer AS Culik Maduro, Bukti Alutsista RI Berkualitas

Muncul pemberitaan media internasional terkait pesawat CN-235 buatan RI dipakai militer AS dalam operasi penggulingan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Komisi III Minta Polri Usut Tuntas Teror terhadap Influencer dan Aktivis

Abdullah mendukung langkah Istana yang meminta Polri menginvestigasi teror kepada sejumlah influencer dan aktivis usai menyampaikan kritik terhadap pemerintah.

Prabowo Ingatkan Lagi soal Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

Prabowo Subianto masih sangat concern dengan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Asep: Jaksa Harus Menjadi Navigator Transformasi di KUHP Baru

Kejaksaan Agung menegakan bahwa jaksa harus berperan sebagai Navigator Utama Transformasi, khususnya dalam penerapan asas Lex Favor Reo.

Terbaru

holopis holopis