Ribuan Praja IPDN Diterjunkan ke Aceh Tamiang, Bersihkan Lumpur Pascabanjir

35 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengirim ribuan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, untuk membantu pemulihan pascabencana banjir dan longsor.

Para praja ditugaskan membersihkan kantor-kantor dinas yang terdampak lumpur agar roda pemerintahan dan layanan publik dapat segera kembali berjalan normal.

- Advertisement -

Pemberangkatan dilakukan secara bertahap dalam tiga kloter. Kloter pertama sebanyak 413 praja diberangkatkan pada Sabtu (3/1/2026).

Selanjutnya, kloter kedua dan ketiga dijadwalkan berangkat pada Minggu (4/1/2026) dan Senin (5/1/2026). Total keseluruhan praja IPDN yang diterjunkan mencapai 1.138 orang.

- Advertisement -

Momen keberangkatan ini turut dibagikan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, melalui akun Instagram resminya, @bimaaryasugiarto. Dalam unggahan tersebut terlihat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara langsung melepas keberangkatan para praja.

Di dalam pesawat sebelum lepas landas, Tito menyampaikan pesan singkat namun penuh makna kepada para taruna.
“Misi kemanusiaan kita menolong saudara-saudara kita,” ujar Tito di hadapan para praja.

Bima Arya ikut serta dalam rombongan kloter pertama menuju Aceh Tamiang. Setibanya di lokasi, ia langsung memberikan pengarahan dan menegaskan bahwa tugas yang diemban para praja bukanlah tugas ringan.

“Adik-adik praja, ini adalah medan perjuangan selama paling tidak satu bulan. Tugas kita di sini adalah membersihkan kantor-kantor dinas,” kata Bima Arya.

Kehadiran para praja IPDN disambut hangat oleh warga setempat. Harapan besar terlihat dari raut wajah masyarakat yang masih berjuang menghadapi sisa lumpur banjir di berbagai sudut wilayah.

“Selamat datang, Om,” ucap seorang warga.

“Bantulah kami, Aceh Tamiang masih di mana-mana lumpur. Bantulah kami,” ujar warga lainnya dengan nada harap.

Sebanyak 413 praja yang tiba lebih dulu diarahkan ke bangunan besar semi-terbuka yang disiapkan sebagai tempat istirahat. Di dalamnya terdapat tandu-tandu lipat sebagai alas tidur.

Meski harus berjalan di atas lumpur, semangat para praja tak surut. Beberapa di antaranya bahkan membawa bendera Merah Putih dan menancapkannya di sekitar lokasi.

Bima Arya menegaskan, kehadiran praja IPDN bertujuan mempercepat aktivasi kembali pemerintahan daerah dan pelayanan publik.

“Arahan Pak Mendagri Tito, praja akan bantu proses percepatan aktivasi pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana. Terima kasih Lion Air Group untuk kolaborasinya,” ujar Bima.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
35 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru