Indonesia Dorong De-eskalasi dan Dialog Usai Serangan AS ke Venezuela


Oleh : Darin Brenda Iskarina

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia merespons serangan berskala besar Amerika Serikat ke Venezuela dengan menyerukan pentingnya langkah damai di tengah meningkatnya eskalasi situasi. Seruan tersebut disampaikan menyusul klaim Amerika Serikat terkait penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam operasi militer yang memicu ketegangan internasional.

“Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak terkait untuk mengedepankan penyelesaian secara damai melalui langkah-langkah de-eskalasi dan dialog,” demikian pernyataan @Kemlu_RI di X, dikutip Holopis.com, Minggu (4/1).

Dalam pernyataan yang sama, Indonesia menekankan agar keselamatan warga sipil tetap menjadi prioritas utama di tengah konflik yang berkembang di negara Amerika Selatan tersebut. Pemerintah mengingatkan bahwa dampak konflik bersenjata kerap dirasakan langsung oleh masyarakat sipil.

Indonesia juga menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip yang tercantum dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Semua pihak diminta untuk menahan diri dan bertindak sesuai dengan norma serta ketentuan internasional yang berlaku.

Selain menyampaikan sikap politik luar negeri, Kemlu RI turut memastikan kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Venezuela tetap dalam keadaan aman. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas disebut terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan situasi keamanan setempat.

“Saat ini seluruh WNI di Venezuela dilaporkan dalam keadaan aman,” kata Kemlu RI.

Pemerintah Indonesia menyatakan akan terus mengikuti dinamika yang terjadi di Venezuela serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan dan keselamatan WNI di luar negeri.

Tampilan Utama