Sopir JakLingko yang Sebut Monyet ke Penumpang Akhirnya Dipecat
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani menyampaikan bahwa sang sopir JakLingko di Jakarta Timur yang viral, gegara menyebut penumpangnya dengan sebutan "monyet" kini telah diberhentikan.
"Sudah dilakukan penindakan tegas, berupa pemecatan," kata Ayu dalam keterangannya, Kamis (1/1/2026).
Atas insiden tersebut, Ayu pun menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya korban atas tindakan tidak terpuji mantan pegawainya itu.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," ujarnya.
Terkait dengan kasus semacam itu, Ayu juga menyatakan bahwa perusahaannya mengoptimalkan pelayanan dan selalu menjaga kualitas serta responsif terhadap keluhan pelanggan.
"TransJakarta merespons serius kejadian ini," pungkas Ayu.
Sebelumnya diberikan, bahwa seorang pengguna akun Instagram @yogi_yeremia_17_ayat_7, mengaku menjadi pihak korban. Di mana sang kakak yang terlibat dalam kasus tersebut terpaksa mengarahkan kamera ke pengemudi JakLingko tersebut untuk merekam kejadian.
Kejadian yang diceritakan adalah, ketika sang kakak tengah menggunakan layanan angkutan umum JakLingko. Korban ingin duduk di depan samping sopir saja, namun tidak diizinkan karena bangku di belakang masih kosong.
Namun setelah bangku penuh pun, korban tidak diizinkan untuk duduk di depan. Lantas, korban pun mencoba merekam angkutan tersebut serta pelat nomor polisinya untuk kebutuhan bukti atas sikap sopir dan pelayanannya kepada pelanggan.
Namun sang sopir tidak terima dan berdasarkan pengakuan korban, pengemudi JakLingko tersebut malah marah dan hendak memukul.
Atas insiden tersebut, korban mengatakan jika sang Sopir bukannya minta maaf, justru melontarkan kata-kata kasar yang tak pantas.
"Kamu monyet, kamu monyet! Udah. Monyet kamu!" ujar pengemudi JakLingko itu, dikutip Jumat (2/1).
Kasus ini pun viral dan menjadi perhatian banyak kalangan. Rerata publik merespons negatif sikap sang sopir berbadan gempal itu.