HOLOPIS.COM, JAKARTA – Mantan Wakil Ketua Umum Projo periode 2014-2019 Budianto Tarigan mengingatkan adanya bahaya laten jelang Pemilu 2029 terkait kekuatan politik yang digambarkan dalam lagu “Republik Fufufafa” milik grup band Slank.
Hal tersebut disampaikan Budi dalam podcast Madilog bersama Margi Syarif yang tayang di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Jumat malam 2 Januari 2026.
Menanggapi pertanyaan host mengenai apakah Republik Fufufafa akan membahayakan pemerintahan Prabowo Subianto, Budi menyatakan bahwa kekuatan tersebut masih memegang kendali pemerintahan saat ini.
“Namanya juga Republik Fufufafa, kuat lah. Mereka juga ngitung kekuatan dan mereka masih memegang kendali, menurut saya. Jangan marah yang lain. Kendali politik, hukum, ekonomi, mereka masih mengendalikan,” kata Budi.
Ia mencontohkan proyek Whoosh yang meninggalkan beban ratusan triliun rupiah, yang langsung ditanggung oleh Prabowo.
“Itu contoh kecil, tapi sampai kapan (begini terus),” ujarnya.
Budi mengingatkan pemerintahan Prabowo dan rakyat untuk berhati-hati, terutama menjelang Pemilu 2029.
“Ya mereka gerakan politiknya tuh pasti punya agenda kan. Potensi laten itu ada. Apalagi 2029 mereka pasti akan mau berkuasa, pasti itu,” tegasnya.
Budi mengaitkan kondisi rakyat yang sulit saat ini dengan potensi kemudahan rakyat terbuai pada 2029.
“Semua (kondisi) terakumulasi, sehingga kadang-kadang mereka (rakyat) untuk menyelamatkan situasi dan dirinya, mereka melakukan yang sebenarnya nggak sesuai dengan nurani mereka. Ini situasinya. Kepepet. Ya, terpaksa lah ya. Kira-kira gitu,” pungkasnya.

