HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kementerian Perdagangan melalui Kemendag Peduli menyalurkan sebanyak 100 unit tenda darurat untuk para pedagang terdampak bencana banjir di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Rabu, (31/12).
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan kepada Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM, dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang Ibnu Aziz. Bantuan merupakan hasil penggalangan dana pegawai Kemendag, pelaku usaha, dan masyarakat umum melalui program Kemendag Peduli.
“Penyaluran 100 unit tenda darurat ini merupakan bentuk solidaritas untuk membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana, khususnya di Pasar Kuala Simpang. Semoga bantuan ini dapat membantu mempercepat pemulihan pasar agar aktivitas kembali berjalan,” kata Iqbal, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Pasar Kuala Simpang merupakan pasar rakyat yang menjadi pusat niaga masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang. Pasar yang berdiri sejak 1982 ini merupakan pasar terbesar di Aceh Tamiang yang menampung sebanyak 295 pedagang, yang terdiri atas 156 pedagang los dan 139 pedagang kios.
Pasar Kuala Simpang menjadi satu dari 112 pasar rakyat yang terdampak bencana di Provinsi Aceh. Selain Aceh Tamiang, pasar terdampak lainnya juga tersebar di Kota Langsa, Kota Subulussalam, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Bireuen, dan Kabupaten Aceh Timur.
Selain menyalurkan bantuan, Kemendag terus mengupayakan pemulihan pasar rakyat serta berbagai penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana, termasuk di Sumatra Barat dan Sumatra Utara. Kemendag juga memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok di wilayah terdampak bencana terus terjaga.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan asosiasi pelaku usaha untuk memastikan kebutuhan aman dan lancar. Kami harap, pemulihan dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat bisa segera beraktivitas secara normal,” pungkas Iqbal.
Kemendag Peduli merupakan program kepedulian sosial Kementerian Perdagangan yang diinisiasi oleh para pegawai Kemendag dengan menghimpun donasi dari pegawai Kemendag, pelaku usaha, dan masyarakat umum. Donasi yang terkumpul disalurkan dalam bentuk berbagai kebutuhan untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Selain pada saat terjadi bencana, Kementerian Perdagangan secara berkelanjutan membuka saluran donasi bagi pegawai, pelaku usaha, dan masyarakat umum yang ingin berpartisipasi dalam program ini.


