HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang Kota Meksiko dan sejumlah wilayah di negara bagian Guerrero, pada Jumat pagi waktu setempat.
Informasi tersebut disampaikan oleh Layanan Seismologi Nasional Meksiko.
Akibat gempa tersebut, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum terpaksa dievakuasi dari Istana Kepresidenan saat sedang menggelar konferensi pers rutin.
Evakuasi dilakukan setelah sistem peringatan dini gempa berbunyi. Para jurnalis yang menghadiri konferensi pers turut dievakuasi.
Beberapa menit kemudian, Presiden Sheinbaum dan rombongan kembali ke istana setelah situasi dinyatakan aman. Sheinbaum menjelaskan bahwa pusat gempa berada sekitar 15 kilometer dari San Marcos, di negara bagian Guerrero bagian selatan, atau sekitar 230 kilometer dari Kota Meksiko.
“Laporan awal menunjukkan tidak ada kerusakan serius, baik di Kota Meksiko maupun di Guerrero,” ujar Sheinbaum sebagaimana yang dikutip Holopis.com dari Daily Sabah, Sabtu, (3/1).
Sementara itu, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa terjadi pada pukul 13.58 GMT atau 07.58 waktu setempat.
Kota Meksiko dikenal sebagai wilayah yang rentan terhadap gempa bumi karena dibangun di atas tanah berlumpur yang dulunya merupakan dasar danau. Gempa yang dirasakan paling kuat di ibu kota Meksiko umumnya berasal dari negara bagian Guerrero di pesisir Pasifik.
Sebagai catatan sejarah, pada 19 September 1985, gempa berkekuatan magnitudo 8,1 pernah menghancurkan sebagian besar Kota Meksiko dan menewaskan hampir 13.000 orang, berdasarkan data resmi pemerintah.


