HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisol melakukan tinjauan lapangan ke Rest Area Travoy KM 88 B Jalan Tol Cipularang. Hal ini seiring dengan kesiapan PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyiagakan 42 rest area yang tersebar di seluruh ruas operasional JTT Group, khususnya selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru 2025/2026.
Tinjauan ini didampingi oleh Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Ari Respati. Tinjauan ini dilakukan di tengah peningkatan mobilitas masyarakat dan volume pengunjung rest area pada periode Nataru, sebagai upaya menghadirkan rest area yang bersih, nyaman, dan berwawasan lingkungan.
Dalam kegiatan ini, Hanif meninjau pengelolaan sampah, posko kesehatan, sarana sanitasi, serta Kampoeng UMKM, sekaligus berdialog dengan pelaku usaha terkait penerapan pengelolaan sampah di tenant masing-masing, guna memastikan pengelolaan lingkungan berjalan optimal seiring meningkatnya mobilitas pengguna jalan.
“Setelah melihat dan meninjau langsung, Rest Area 88 B menjadi salah satu rest area yang representatif dan telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah,” ujar Hanif dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (27/12).
Hanif menambahkan bahwa Rest Area Travoy KM 88 B telah dilengkapi fasilitas pengelolaan sampah yang lengkap, mulai dari penyediaan tempat sampah terpilah yang mendorong pengunjung melakukan pemilahan sampah sejak sumbernya hingga pengolahan sampah pada tahap akhir, baik organik maupun anorganik.
“Rest area ini sudah sangat baik karena memiliki beragam fasilitas pengelolaan sampah. Saya akan meninjau kembali delapan bulan ke depan agar rest area lainnya dapat segera menyamai standar Rest Area 88 B dan A ini,” lanjutnya.
Selain fasilitas dasar seperti toilet, SPBU, area parkir, masjid, bengkel, dan tenant makanan, Rest Area Travoy KM 88 A dan B menerapkan pengelolaan lingkungan mandiri, antara lain pengolahan sampah organik menjadi kompos, pemilahan sampah plastik, nursery tanaman, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta akan dikembangkan penguraian sampah organik menggunakan Maggot.
Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan selama Nataru, Rest Area Travoy KM 88 A dan B menghadirkan toilet percontohan berdesain premium, toilet khusus pengemudi truk, serta executive lounge sebagai ruang istirahat dan rapat.
Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Ari Respati mengimbau pengguna jalan agar memanfaatkan rest area secara optimal dengan beristirahat secara cukup dan berkala demi keselamatan perjalanan.
“Kami mengimbau pengguna jalan memanfaatkan rest area untuk beristirahat secara berkala dan secukupnya. Berbagai fasilitas telah disiapkan guna mendukung kenyamanan dan keselamatan perjalanan selama libur Nataru,” tutup Ari Respati.

