Sinopsis Film Anaconda (2025) yang Lagi Tayang di Bioskop – bioskop Indonesia
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Film Hollywood Anaconda (2025) kini tengah tayang di sejumlah bioskop di Indonesia. Mengusung genre aksi, komedi, dan horor, film ini menjadi meta reboot dari Anaconda (1997) sekaligus instalmen keenam dalam waralaba Anaconda.
Disutradarai oleh Tom Gormican, yang juga menulis naskah bersama Kevin Etten, film ini dibintangi sederet aktor papan atas seperti Paul Rudd, Jack Black, Steve Zahn, Thandiwe Newton, Daniela Melchior, dan Selton Mello. Anaconda (2025) menghadirkan pendekatan berbeda dengan memadukan horor klasik ular raksasa dan elemen komedi satir tentang dunia perfilman itu sendiri.
Film ini lebih dulu melakukan penayangan perdana di The United Theater on Broadway, Los Angeles, California, pada 13 Desember 2025, sebelum akhirnya dirilis secara luas oleh Sony Pictures Releasing pada 25 Desember 2025. Sejak penayangannya, film ini telah menerima respons beragam dari kritikus dan mencatatkan pendapatan global sekitar 14 juta dolar AS.
Sinopsis Film Anaconda (2025)
Cerita berpusat pada sekelompok sahabat lama yang merasa hidup mereka tidak berjalan sesuai harapan. Doug McCallister, Ronald “Griff” Griffin, Kenny Trent, dan Claire Simons kembali berkumpul setelah Griff mengklaim telah memperoleh hak untuk membuat ulang film favorit mereka, Anaconda.
Dengan dana terbatas, mereka berangkat ke Hutan Amazon di Brasil untuk memproduksi versi film indie berbiaya rendah. Namun, proses syuting berubah menjadi kacau ketika ular yang mereka siapkan untuk film justru tewas secara tidak sengaja. Griff bersama seorang pawang ular bernama Santiago kemudian masuk lebih jauh ke hutan untuk mencari pengganti.
Situasi semakin berbahaya saat Santiago diserang oleh seekor anaconda raksasa yang mematikan dan mulai meneror kawasan hutan. Di tengah kekacauan tersebut, kelompok ini bertemu Ana, seorang perempuan misterius yang mengaku sedang memburu penambang emas ilegal. Doug memutuskan memasukkan Ana sebagai karakter dalam film mereka, yang memicu ketegangan dengan Griff.
Konflik memuncak ketika terungkap bahwa Griff sebenarnya tidak memiliki hak resmi atas film Anaconda. Setelah berselisih, Griff meninggalkan kelompoknya dan bergabung dengan kru film lain yang juga mengaku sedang membuat ulang film tersebut. Namun, ia justru menemukan lokasi syuting kru tersebut telah hancur dan seluruh anggota tim menghilang, diduga menjadi korban teror anaconda raksasa.
Sobat Holopis sudah pada nonton belum?