HOLOPIS.COM, JAKARTA – Banyak orang merasa kondisi kulit justru berubah saat akhir pekan. Padahal aktivitas terlihat lebih santai, tidur lebih lama, dan stres pekerjaan berkurang. Namun, tanpa disadari, kulit bisa terasa lebih kering, kusam, atau tidak senyaman hari biasa.
Perubahan kecil pada rutinitas Sabtu dan Minggu ternyata cukup berpengaruh. Mulai dari jam tidur yang tidak teratur hingga kebiasaan berlama-lama di ruangan berpendingin. Berikut penjelasan ilmiah soal kondisi kulit yang sering dikeluhkan saat akhir pekan, Sobat Holopis.
1. Jam Tidur yang Berantakan
Tidur terlalu malam lalu bangun lebih siang bisa mengganggu ritme alami tubuh. Proses regenerasi kulit ikut terdampak, sehingga kulit terasa kurang segar saat bangun tidur. Dalam jangka pendek, efeknya bisa berupa kulit kering atau tampak kusam.
2. Asupan Cairan yang Terabaikan
Akhir pekan sering diisi kegiatan santai tanpa jadwal jelas. Banyak orang lupa minum air putih secara cukup. Kekurangan cairan membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya, terutama di area wajah dan bibir.
3. Terlalu Lama di Ruangan Ber-AC
Menghabiskan waktu seharian di rumah sambil menyalakan AC memang terasa nyaman. Namun udara kering dari pendingin ruangan dapat mempercepat penguapan kelembapan kulit, sehingga kulit terasa tertarik dan kasar.
4. Rutinitas Skincare yang Berubah
Sebagian orang sengaja mengurangi penggunaan produk perawatan kulit saat akhir pekan. Melewatkan pelembap atau pembersih wajah secara rutin bisa membuat skin barrier melemah, apalagi bila kulit cenderung sensitif.
Kulit yang terasa lebih kering di akhir pekan umumnya berkaitan erat dengan perubahan kebiasaan harian. Sedikit kesadaran terhadap rutinitas sehari-hari sudah cukup membantu kulit tetap terasa nyaman saat hari libur.


