Jumat, 20 Feb 2026
BREAKING
Jumat, 20 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Israel Akui Somaliland sebagai Negara Merdeka, Dikecam Liga Arab dan Uni Afrika

5 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAIsrael terus jadi sorotan dunia internasional karena kelakuannya yang keliru. Kali ini, zionis Israel tengah menuai kritik karena beri pengakuan resmi Israel terhadap wilayah Somaliland sebagai negara merdeka.

Mengutip dari laporan Aljazeera, Minggu, (28/12/2025), sikap Israel itu dikecam Liga Arab, Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Uni Afrika (AU), dan Organisasi Kerja Sama Islam (OIC).

- Advertisement -

Untuk diketahui, Somaliland merupakan wilayah di Afrika yang mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia pada 1991. Namun, hingga beberapa dekade, belum ada pengakuan internasional terhadap Somaliland

Pun, Israel dengan pede mengumumkan pada Jumat bahwa mereka memandang Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat. Israel jadi negara pertama yang membuat deklarasi pengakuan untuk Somaliland.

- Advertisement -

Manuver Israel itu direspons Somalia sebagai ‘serangan’ yang disengaja terhadap kedaulatannya. Kondisi itu akan merusak perdamaian regional.

Langkah Israel sudah diperingatkan blok kontinental AU. Sikap Israel dikritik karena berisiko menetapkan preseden berbahaya dengan implikasi yang luas bagi perdamaian dan stabilitas di seluruh benua.

Ketua Komisi Uni Afrika, Mahmoud Ali Youssouf, mengatakan mengkrik dan menolak tegas Israel yang mengakui Somaliland sebagai entitas independen. Sebab, Somaliland masih merupakan bagian integral dari Republik Federal Somalia.

Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit mengecam Israel. Dia menyebut tindakan Israel sebagai ‘pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional.

Selain itu, Israel dinilai melakukan pelanggaran mencolok terhadap prinsip persatuan dan kedaulatan negara. Bagi dia, Israel sudah memaksakan pengakuan sepihak dengan melakukan campur tangan yang tak bisa diterima dalam urusan internal Somalia.

“Dan, menetapkan preseden berbahaya yang mengancam keamanan dan stabilitas regional dan internasional,” kata Ahmed dalam dikutip dari Aljazeera, Minggu, (28/12/2025).

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
5 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru