HOLOPIS.COM, JAKARTA – Cacing kremi merupakan salah satu jenis parasit yang cukup sering menyerang anak-anak hingga orang dewasa. Infeksi cacing kremi biasanya ditandai dengan rasa gatal di sekitar anus, terutama pada malam hari, yang dapat mengganggu kenyamanan dan kualitas tidur.
Kabar baiknya, cacing kremi dapat diatasi dengan cara yang relatif sederhana, termasuk melalui metode alami yang aman dan mudah dilakukan di rumah. Meski begitu, perlu diingat bahwa metode ini umumnya hanya mendukung pengeluaran cacing dan mengurangi gejala, tetapi tidak selalu menggantikan efektivitas obat dari dokter.
Cara Mengeluarkan Cacing Kremi Secara Alami
Berikut cara mengeluarkan cacing kremi secara alami, seperti dikutip Holopis dari Alodokter Kementerian Kesehatan RI.
1. Oles Minyak Kelapa di Area Anus
Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk mengeluarkan cacing kremi secara alami adalah dengan mengoleskan minyak kelapa murni di sekitar anus. Hal ini dilakukan untuk membantu mengurangi rasa gatal akibat cacing kremi dan mencegah telur cacing menempel di kulit.
Meski belum ada bukti ilmiah yang kuat untuk membuktikan minyak kelapa dapat membasmi cacing kremi secara tuntas, tetapi metode ini dipercaya dapat membantu cacing dewasa keluar bersama feses.
2. Cuci Area Anus dengan Air Hangat Setiap Pagi
Setelah membuang air besar ketika mandi pagi, bersihkan area anus menggunakan air hangat. Air hangat mampu menghilangkan telur cacing yang menempel, membuat area anus lebih nyaman, hingga mengurangi rasa gatal.
Cara membersihkannya, kamu dapat menggunakan sabun yang lembut tanpa pewangi agar tidak menimbulkan iritasi kulit. Setelah itu, bersihkan dari arah depan hingga belakang untuk menghindari penyebaran ke arah genital. Jangan lupa setelah mengganti pakaian setelah membersihkan area anus menggunakan air hangat.
3. Kompres Hangat di Sekitar Anus
Saat rasa gatal terasa mengganggu, kamu bisa mengompres area anus menggunakan kain bersih yang direndam air hangat. Cara ini dapat membantu meredakan gatal, merangsang keluarnya cacing kremi dewasa saat buang air besar, serta mengurangi keinginan untuk menggaruk.
4. Gunakan Kapas atau Kain Lembab di Area Anus saat Tidur
Sebagai langkah tambahan, terutama untuk anak-anak, kamu dapat menempelkan kapas atau kain kasa lembut yang sedikit dibasahi di sekitar anus saat tidur.
Cara alami ini bertujuan mencegah telur cacing menempel atau berpindah ke bagian tubuh lain. Setelah bangun tidur, segera buang kapas atau kain tersebut, lalu bersihkan area anus dengan lembut.
5. Menjaga kebersihan tangan dan kuku
Cacing kremi dapat masuk ke dalam tubuh melalui tangan yang kotor, khususnya setelah menyentuh benda yang terkontaminasi telur cacing.
Oleh karena itu, biasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setiap selesai dari toilet, sebelum makan, setelah mengganti popok, maupun setelah bermain.
6. Rutin Mengganti dan Mencuci Pakaian serta Sprei
Telur cacing kremi dapat menempel pada pakaian, celana dalam, handuk, hingga sprei, terutama yang digunakan oleh orang yang terinfeksi.
Untuk mencegah penularan ke anggota keluarga lain, kamu disarankan mengganti dan mencuci seluruh pakaian, celana dalam, serta sprei setiap hari selama infeksi masih berlangsung.
Demikian cara yang dapat kamu lakukan untuk mengeluarkan cacing kremi secara alami. Perlu diingat, selain menerapkan metode di atas, jangan lupa untuk mengonsumsi makanan tinggi serat seperti brokoli, wortel, apel, pepaya, pisang, dan ubi jalar untuk membantu melancarkan buang air besar, sehingga cacing kremi dan telurnya mudah dikeluarkan melalui feses.


