Indra Sjafri Didepak PSSI, Era Pelatih Spesialis ASEAN Berakhir

40 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – PSSI mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan Indra Sjafri. Pencapaian buruk Timnas Indonesia U-22 yang tak lolos fase grup SEA Games 2025 jadi acuannya.

Ketua Badan Tim Nasional sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji menjelaskan dirinya sudah melaporkan hasil Garuda Muda di ajang SEA Games kepada jajaran Exco dan petinggi PSSI.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Setelah bersama melakukan evaluasi, kami sepakat pergama adalah pengakhiran hubungan kerja coach Indra Sjafri dengan PSSI,” kata Sumardji dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (17/12/2025).

Sumardji mengatakan PSSI juga sudah melakukan pertemuan dengan Indra Sjafri usai hasil negatif di SEA Games 2025. Eks pelatih Bali United itu juga sudah menerima keputusan dari PSSI.

- Advertisement -
Ketua Badan Tim Nasional sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji._HOLOPIS
Ketua Badan Tim Nasional sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji. Foto: Dok. PSSI

 

Dia bilang Indra juga akan menerima hak dan kewajiban sesuai kesepakatan kontrak.

“Sama-sama menjalankan hak yang harus diterima oleh coach Indra Sjafri. Semua sepakat dan semua bisa menjalankan dengan baik, Inda Sjafri juga sudah kami ajak bicara,” tutur Sumardji.

Indra Sjafri dikenal sebagai pelatih spesialis kelompok umur untuk Asia Tenggara. Pelatih 62 tahun itu pernah membawa Timnas U-19 juara Piala AFF 2013 dan 2024, Timnas U-22 Juara Piala AFF 2019, dan Medali Emas SEA Games 2023.

Pun, Sumardji juga menyampaikan bahwa dirinya juga sudah melepaska posisi manajer Timnas Indonesia di berbagai level usia termasuk senior.

“Saya akan menyerahkan tugas dan tanggung jawab saya sebagai manajer timnas, baik senior dan juga kelompok umur termasuk manajer timnas SEA Games selanjutnya,” ujar Sumardji.

Dia berharap agar Ketua Umum PSSI Erick Thohir bisa mencari figur manajer timnas pengganti dirinya.

“Supaya berkaitan dengan manajer Timnas ke depan dicarikan sosok paling tepat, paling ikhlas, paling bertanggung jawab. Pokoknya sosok yang terbaik,” sebutnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan bakal lebih fokus memimpin Badan Tim Nasional. Sebab, banyak agenda yang akan dihadapi Timnas Indonesia di tahun 2026.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
40 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis