HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tim Woodball menambah perolehan medali dua perak pada hari kedua pertandingan. Kedua perak diraih pada nomor mens team stroke dan womens team stroke yang bertanding di Royal Thai Fleet Golf Course.
Mens team stroke diperkuat oleh Ahris Sumariyanto, Ahmad Yopi Solpianda, Muhammad Indaka Pia Ramadhan, Ariska, Marga Nugraha Susilo, danI Putu Ari Kuncoro berhasil mengumpulkan pukulan hingga 938, peraih medali emas Thailand hanya total 830 pukulan dan Malaysia berbeda tipis 945.
Sementara womens team stroke diperkuat oleh Aileen Christabel Melati Putri, Siti Masithah, Falisha Galiana Noya, Celsy Silviana, Febriyanti, dan Finda Tri Setianingrum meraih angka 954 pukulan, sementara juara satu Thailand dengan 914 pukulan, serta Malaysia 1054 pukulan.
Falisha Galiana Noya dan Finda Tri Setianingrum merasa sangat bersyukur atas pencapaian mereka di SEA Games perdananya. “Alhamdulillah, sea games pertama ini kita dapat medali perak, mungkin agak greget karena tidak dapat emas,” ucap Noya, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
“Rasanya terharu, belum bisa mencapai ekspektasi, tapi selanjutnya kita akan berjuang lebih keras. harapan saya besok bisa berupaya lebih jauh dari hari-hari sebelumnya, semoga besok saya bisa masuk dalam 3 besar dan bisa mendapatkan medali,” sahut Finda.
Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA) Aang Sunadji yang turut hadir menyaksikan pertandingan mengatakan peluang emas sangat terbuka untuk Tim Indonesia di dua nomor terakhir mens single stroke dan womens single stroke.
“hari ini teman-teman mainnya jauh lebih lepas, banyak banget mulai naik ke atas. Bahkan tadinya tim putra bertanding untuk tim harusnya dapat perunggu, cuman tadi mereka lepas banget hari ini bisa merebut perak lagi,” ucap Aang Sunadji
“Karena tadi mulai lepas mainnya, dan mulai ada di top three semoga besok kita bica mencuri emas,” tutupnya.
Tim woodball Indonesia masih akan melanjutkan perjuangan di SEA Games pada nomor mens single stroke dan womens single stroke yang akan memasuki putaran final tanggal 14 Desember 2025.

