Penembakan Bondi Beach Dikecam Global, PBB Tegaskan Terorisme Tak Dibenarkan
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Kecaman keras datang dari sejumlah tokoh internasional menyusul insiden penembakan di Bondi Beach, Sydney, pada Minggu (14/12), yang menewaskan sedikitnya 12 orang. Otoritas Australia telah menetapkan peristiwa tersebut sebagai aksi terorisme, mengingat sasaran serangan merupakan warga sipil yang tengah berkumpul di ruang publik.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban dan keluarga mereka, serta mengutuk keras serangan tersebut.
“Hati saya bersama komunitas Yahudi di seluruh dunia pada hari pertama Hanukkah ini, sebuah festival yang merayakan mukjizat perdamaian dan cahaya yang mengalahkan kegelapan,” ujar Guterres dikutip Holopis.com, Minggu (14/15).
“Saya mengutuk serangan keji dan mematikan hari ini terhadap keluarga-keluarga Yahudi yang berkumpul di Sydney untuk merayakan Hanukkah,” lanjutnya.
Kecaman serupa juga disampaikan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, yang menilai serangan terhadap warga sipil di ruang publik sebagai tindakan tidak berperikemanusiaan dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
Penembakan terjadi di Bondi Beach, salah satu kawasan wisata paling ramai di Sydney, pada Minggu malam waktu setempat. Dua pria bersenjata dilaporkan melepaskan tembakan ke arah kerumunan, menyebabkan sedikitnya 12 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Polisi New South Wales (NSW) menyatakan satu pelaku tewas di lokasi kejadian, sementara satu tersangka lainnya berhasil diamankan dalam kondisi kritis setelah ditembak aparat. Pihak berwenang memastikan tidak ada ancaman lanjutan, meski area sekitar lokasi kejadian langsung ditutup untuk proses pengamanan dan penyelidikan.
Sedikitnya 29 orang dilarikan ke rumah sakit, termasuk dua anggota kepolisian yang mengalami luka tembak. Selain korban tembakan, sejumlah warga lainnya mengalami cedera akibat kepanikan dan berdesakan saat berusaha menyelamatkan diri.
Sebagai informasi, Otoritas Australia juga mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi bertepatan dengan perayaan malam pertama Hanukkah oleh komunitas Yahudi di sekitar Bondi Beach, yang membuat serangan ini mendapat perhatian serius dari komunitas internasional.