Jadi Pj Ketum PBNU, Zulfa Mustofa Janji Normalisasi Organisasi

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTARapat Pleno Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU. Zulfa diplot menggantikan Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya dalam pleno yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa malam.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Zulfa Mustofa sebelumnya menjabat Wakil Ketua Umum PBNU. Dia akan menjabat Pj Ketum PBNU baru hingga muktamar yang rencananya bakal digelar pada 2026.

Beliau akan memimpin PBNU ini sebagai penjabat Ketua Umum melaksanakan tugas-tugasnya sampai dengan Muktamar yang Insya Allah akan dilaksanakan di 2026,” kata Rais Syuriyah PBNU, Muhammad Nuh di Hotel Sultan.

- Advertisement -

Pj Ketum PBNU Zulfa Mustofa menyampaikan visi di awal kepemimpinannya yang akan fokus terhadap upaya normalisasi organisasi. Dia mengaku siap melakukan komunikasi intensif dengan seluruh unsur NU, baik kultural maupun struktural.

“Langkah awaldalam rangka normalisasi organisasi pasti akan ada komunikasi-komunikasi intensif kepada seluruh pihak yang kemarin kita tahu ada sedikit perbedaan,” kata Zulfa di lokasi rapat pleno.

Rapat Pleno PBNU penetapan Pj Ketum._HOLOPIS
Rapat Pleno PBNU penetapan Pj Ketum. (Foto: Ist/Abdul Rochim)

 

Dia bilang, pihaknya akan menggelar rapat gabungan Syuriah dan Tanfidziyah pada Sabtu (13/12). Dengan rapat gabungan itu, ia menekankan sebagai bagian dari konsolidasi internal PBNU.

Zulfa menyebut dalam rapat gabungan itu juga akan bahas dan menetapkan program-program kerja PBNU ke depan secara lebih konkret. Keponakan dari Maruf Amin itu juga mengaku tak khawatir soal potensi dualisme di tubuh PBNU. “Insya-Allah ndak (khawatir),” tutur Zulfa.

Lebih lanjut, dia menyampaikan komunikasi intensif bakal terus dilakukan dengan berbagai pihak yang sebelumnya beda pandangan. Menurut dia, komunikasi sudah dilakukan dengan pihak yang kontra. “Kita sedang mencari formula win-win solution,” katanya.

Adapun, Rais Syuriyah PBNU Muhammad Nuh menuturkan ada sejumlah program yang akan dijalankan di era kepemimpinan Zulfa Mustofa. Pertama, program konsolidasi internal organisasi untuk memperkuat soliditas jamiyah.

Selanjutnya, yang kedua, terkait program percepatan kinerja. Menurut dia, program itu terkait dengan kepengurusan di daerah termasuk program yang sudah ditetapkan.

Kemudian, program ketiga yakni persiapan pelaksanaan Muktamar yang akan digelar jelang peringatan 100 tahun NU. Dia mengatakan dengan momentum satu abad NU, PBNU mesti memiliki soliditas kuat dan visi pelayanan yang lebih luas.

Menurut dia, untuk penentuan Muktamar masih akan dibahas dalam rapat gabungan Syuriah dan Tanfidziyah pada Sabtu, (13/12).

Untuk diketahui, dalam rapat pleno PBNU Syuriah itu hadir Wakil Rais Aam Anwar Iskandar, Wakil Rais Aam Afifuddin Muhadjir, Rais Syuriyah PBNU Cholil Nafis, Rais Syuriyah PBNU Nasaruddin Umar, Ketua PBNU sekaligus Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, hingga Bendahara Umum PBNU Gudfan Arif.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis