Senin, 23 Feb 2026
BREAKING
Senin, 23 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Jangan Sampai Terjebak! Ini Ciri Hubungan Tanpa Status dan Cara Keluar

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Hubungan tanpa status (HTS) memang terlihat sederhana dan menyenangkan di awal, sebab HTS tidak memerlukan komitmen, tuntutan, dan salah satu dari pasangan HTS biasanya merasa lebih bebas. Karena itu, tak heran jika saat banyak sekali orang yang menjalani hubungan tanpa adanya status yang jelas.

Namun seiring berjalannya waktu, kondisi ini bisa membuat seseorang merasa tidak aman karena tidak tahu harus menaruh harapan sejauh apa. Ketidakjelasan hubungan inilah yang akhirnya membuat banyak orang terjebak dalam perasaan emosional sendiri.

- Advertisement -

Oleh karena itu, jangan sampai kamu terjebak di dalam hubungan yang tidak jelas, tanpa status apapun. Sebab, hubungan yang sehat adalah hubungan yang memahami komitmen, hubungan yang saling menghargai, dan hubungan yang saling memprioritaskan satu sama lain.

Agar tidak terjebak di dalam hubungan tanpa status, kamu perlu mengetahui ciri-ciri berikut, seperti dikutip Holopis.com dari Halodoc Kementerian Kesehatan RI.

- Advertisement -

Ciri-Ciri Hubungan Tanpa Status (HTS)

1. Hubungan Lebih Ke Arah Fisik

Dalam HTS, kedekatan biasanya hanya berada pada level fisik tanpa keterlibatan emosional yang kuat. Interaksi terasa dangkal dan tidak berkembang.

Padahal dalam hubungan yang serius, keterikatan emosional dan sosial sangat berperan penting dibanding hubungan sebatas fisik.

Oleh karena itu, jika kamu merasa bahwa saat ini hubungan yang kamu jalani hanya sebatas fisik, sebaiknya segeralah minta kepastian atau pertimbangkan kembali hubungan tersebut.

2. Sering Menghilang Tanpa Kabar

Orang yang tidak ingin berkomitmen biasanya mudah “ghosting” atau menghilang tanpa kabar kapanpun mereka mau. Mereka bisa tiba-tiba menjauh tanpa ada penjelasan atau alasan yang jelas.

Kondisi ini tentu saja akan merugikan salah satu pihak karena akan terus menerus kepikiran atau merasa gelisah, sebab tidak mengetahui keberadaan pasangan tanpa statusnya.

3. Datang Disaat Butuh, Menghilang Saat Kamu Butuh

Dalam HTS, biasanya salah satu dari dua orang akan hadir hanya disaat dia membutuhkan perhatian, kenyamanan, atau validasi.

Naasnya, ketika hal sebaliknya terjadi pada si korban, orang tersebut akan menghilang entah kemana. Pada posisi ini biasanya pihak korban akan merasa bingung harus mengambil tindakan seperti apa karena tidak memiliki status yang jelas di dalam hubungan tersebut.

4. Kamu yang Terus Berusaha

Kunci dari hubungan yang sehat dan harmonis adalah ketika kedua belah pihak sama-sama mengupayakan yang terbaik dalam hubungan mereka.

Sayangnya, hal tersebut tidak berlaku di dalam hubungan tanpa status. Di dalam HTS, biasanya salah satu dari keduanya yang akan lebih mengusahakan agar hubungan tersebut berjalan dengan baik dan harmonis.

Oleh karena itu, jika kamu merasa selama ini menjadi satu-satunya yang memperjuangkan status yang jelas dalam hubungan, sebaiknya segera pertimbangkan kembali hubungan tersebut.

5. Tidak Pernah Dikenalkan ke Lingkungan Terdekatnya

Ketika kamu menjalani hubungan tanpa status, biasanya salah satu dari pasangan akan membatasi hubungan dengan orang-orang di sekitarnya, seperti keluarga dan teman.

Hal ini biasanya dilakukan dengan tujuan mereka dapat menyembunyikan ketidakjelasan status hubungan kalian tersebut.

Padahal, di dalam hubungan yang serius dan harmonis kedua pasangan akan saling mengenalkan pada orang-orang terdekatnya seperti keluarga dan juga teman.

6. Tidak Ada Pembicaraan Soal Masa Depan

HTS selalu kabur ketika mulai membahas rencana ke depan. Segala sesuatu terasa mengalir tapi tanpa tujuan yang jelas.

Padahal, membicarakan masa depan bersama pasangan merupakan suatu hal penting dalam hubungan yang serius. Sebab, ketika dua orang dalam suatu hubungan mulai membicarakan masa depan, artinya hubungan tersebut ingin dibawa ke jenjang yang lebih serius dan keduanya ingin mencapai bersama.

7. Batasan Hubungan Tidak Jelas

HTS akan membuat kamu kebingungan dalam menetapkan batasan-batasan dalam suatu hubungan. Tidak ada batasan mengenai seberapa sering kalian bertemu, menjalin ketertarikan dengan orang lain, melakukan kontak fisik, dan sebagainya.

Padahal, personal boundaries atau batasan pribadi dalam hubungan sangat penting untuk dibicarakan dengan pasangan, agar kedua belah pihak merasa nyaman menjalani hubungan tersebut.

8. Kencan yang Itu-itu Saja

Hubungan terasa monoton, tidak berkembang, dan hanya berputar di rutinitas yang sama.

9. Sering Telat atau Ingkar Janji

Ketidaktepatan waktu atau tidak menepati janji tanpa alasan jelas menunjukkan kurangnya usaha dan ketidaksungguhan dalam menjalani hubungan.

Menepati janji merupakan salah satu bentuk upaya menghargai waktu yang telah kamu berikan. Jadi, jika calon pasangan kamu sering ingkar janji atau telat ketika ada janji untuk bertemu, sebaiknya kamu kembali mempertimbangkan hubungan tersebut.

Risiko Terjebak dalam HTS

HTS memang fleksibel, tetapi fleksibilitas itu sering hanya menguntungkan satu pihak. Hubungan tanpa komitmen membuat kamu mudah merasa tidak aman, cemburu, dan cemas.

Ketidakpastian jangka panjang juga dapat mempengaruhi kesehatan mental jika kamu berharap lebih dari yang bisa diberikan pasanganmu.

Cara Keluar dari Hubungan Tanpa Status

1. Bicara dengan Jujur

Sampaikan dengan tenang apa yang kamu rasakan dan apa yang kamu harapkan. Mintalah kejelasan dan pastikan percakapan berjalan dua arah.

2. Siapkan Dua Kemungkinan

Kamu harus siap menerima hasilnya. Bisa saja dia bersedia memperjelas hubungan, tapi bisa juga hubungan berakhir. Apapun hasilnya, prioritaskan dirimu.

3. Utamakan Kesejahteraan Emosionalmu

Jika akhirnya harus pergi, ingat bahwa kamu layak mendapatkan hubungan yang membuatmu merasa aman dan dihargai.

4. Tetapkan Batas yang Tegas

Jangan kembali pada hubungan yang membuatmu tidak bahagia. Jika dia tetap tidak memberi kepastian, jangan takut untuk benar-benar melepaskan.

Hubungan tanpa status tidak selalu salah, selama kedua pihak punya pemahaman dan tujuan yang sama. Namun jika kamu mulai merasa tidak dihargai, tidak aman, atau menggantung harapan pada hubungan yang tidak jelas, saatnya berpikir ulang. Kamu berhak bahagia, berhak dihargai, dan berhak mendapatkan hubungan yang pasti.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru