Titiek Soeharto Minta Menhut Pastikan Setop Potong Pohon Hutan

Mau siapa kek itu di belakangnya, mau bintang-bintang kayak mau apa, kita ini mewakili rakyat Indonesia. Bapak juga ditunjuk sebagai pembantu Presiden yang dipilih oleh rakyat Indonesia, kita tegakkan hukum yang setegak-tegaknya.

18 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto mengaku sangat marah dan kecewa dengan adanya aktivitas pembalakan hutan yang terjadi di berbagai daerah, khususnya di Sumatera.

“Bayangkan kayu sebesar itu diameter satu setengah meter itu berapa ratus tahun perlu tumbuh untuk sebesar itu,” kata Titiek dalam rapat kerja dengan Kementerian Kehutanan di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).

- Advertisement -Hosting Terbaik

Menurutnya, pohon-pohon besar seperti di hutan memiliki segudang manfaat untuk kelangsungan hidup manusia. Termasuk di antaranya mencegah bencana alam seperti longsor dan banjir bandang, hingga pemenuhan oksigen gratis bagi bangsa Indonesia.

“Ini manusia mana di Indonesia ini yang seenaknya bisa motong-motong kayu seperti itu,” ujarnya. “Dia bikin banyak kebaikan pada manusia, pencegah erosi, memberikan udara menyaring udara yang segar buat manusia, kok dipotong gitu aja,” sambung Titiek.

- Advertisement -

Oleh sebab itu, kepala para pembalak hutan, politisi Partai Gerindra ini meminta kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk mencari dan menemukan siapa saja yang melakukan praktik semacam itu.

Jika ada perusahaan yang kedapatan melakukan illegal logging agar dicabut izinnya dan ditindak dengan tegas.

“Saya minta kepada Pak Menteri untuk cari tahu siapa perusahaan itu dan tolong jangan ada pohon-pohon besar lagi yang ditebangin hentikan semua ini,” tegasnya.

Bahkan ia juga meminta secara terbuka kepada Kementerian Kehutanan untuk tidak memberikan moratorium kepada para pelaku pembalakan hutan yang berdampak pada kerusakan alam.

“Kami tidak mau hanya sekadar moratorium. Moratorium tuh besok-besok bisa dihidupin lagi, tapi dihentikan, enggak usah ada lagi itu pohon-pohon besar yang dipotong-potong,” sambungnya.

Lebih lanjut, Titek Soeharto meminta kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk segera menindak tegas siapa pun yang melakukan pembalakan hutan secara ugal-ugalan. Bahkan sekalipun di belakang itu ada jenderal-jenderal yang menjadi bekingan.

“Mau siapa kek itu di belakangnya, mau bintang-bintang kayak mau apa, kita ini mewakili rakyat Indonesia. Bapak juga ditunjuk sebagai pembantu Presiden yang dipilih oleh rakyat Indonesia, kita tegakkan hukum yang setegak-tegaknya,” ucapnya.

“Siapa pun itu kalau memang merugikan bangsa dan negara, merusak tanah dan hutan kita, ditindak aja, bapak enggak usah takut-takut, kami di belakang bapak,” pungkas Titiek.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
18 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis