Mitos Orang Bunian, Makhluk Berkaki Terbalik di Gunung Kerinci

33 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Budaya Indonesia tidak pernah lepas dari mitos dan cerita rakyat, termasuk mistis dan horor. Di Jambi, Sumatera misalnya terdapat urban legend tentang makhluk bertubuh pendek dengan kaki terbalik yang konon dikatakan merupakan penghuni gunung Kerinci. Sosok itu adalah Orang Bunian.

Kisah tentang Orang Bunian bahkan tidak hanya dipercayai oleh masyarakat Jambi, tetapi juga masyarakat Sumatera Barat. Menurut penelitian dalam Jurnal Sasindo Unpam berjudul “Cerita Rakyat Supranatural Urang Bunian Alahan Panjang dengan Uhang Pandak Kerinci”, keberadaan Orang Bunian diyakini oleh masyarakat di Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

- Advertisement -

Masyarakat Alahan Panjang percaya bahwa Orang Bunian tinggal di hutan, seperti di GUnung Kerinci, Jambi yang terletak di perbatasan Kabupaten Kerinci, Jambi dan Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, setiap orang tidak boleh bertingkah angkuh dan sombong ketika memasuki hutan. Selain itu, jika ingin datang ke hutan masyarakat diharapkan agar tidak datang sendirian.

- Advertisement -

Jika ada yang melanggar larangan tersebut, maka mereka akan bertemu dengan sosok Orang Bunian yang konon katanya akan berubah rupa berpura-pura menjadi manusia. Ketika bertemu dengan Orang Bunian karena melanggar larangan tersebut, maka orang yang tersebut akan terkena malapetaka.

Meski asal-usul kemunculan makhluk gaib tersebut tidak diketahui, namun masyarakat Jambi dan SUmatera Barat percaya bahwa orang bunian merupakan sosok makhluk gaib yang jahat.

Selain itu, sosok Orang Bunian juga dipercayai hanya dapat dilihat orang-orang tertentu yang memiliki kemampuan supranatural untuk melihat makhluk tak kasat mata, sebab Orang Bunian tergolong dalam kelompok tak kasat mata.

Karena Orang Bunian merupakan makhluk gaib tak kasat mata yang hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu, maka ketika terlihat konon Orang Bunian akan berpenampilan layaknya manusia dengan penampilan yang menarik dan rupawan.

Keberadaan Orang Bunian sering kali tidak disadari oleh manusia biasa. Ketika tidak dilihat oleh manusia, Orang Bunian akan mengenakan pakaian mereka yang terbuat dari pelepah kayu. Mereka juga dikatakan hidup dalam sebuah perkampungan yang dikatakan memiliki perputaran waktu berbeda dari waktu manusia.

Perkampungan tempat tinggal Orang Bunian dikatakan memiliki pemandangan yang indah dan tertata rapi, sehingga siapapun yang tanpa sadar memasuki perkampungan Orang Bunian saat mendaki di Gunung Kerinci, akan terlena dengan keindahannya sehingga tak sadar bahwa dirinya sedang berada di alam lain hingga dinyatakan hilang.

Konon, Orang Bunian sering menggoda atau memancing setiap pendaki yang datang ke GUnung Kerinci dengan aroma masakan yang menggoda di waktu maghrib. Aroma masakan ini biasanya berupa kentang goreng yang dikenal sebagai masakan dewa atau samba dewa. Sosok dewa ini digambarkan sebagai perempuan cantik yang pandai memasakan, sehingga dapat mengundang manusia biasa masuk ke dalam dunia Orang Bunian.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
33 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis