HOLOPIS.COM, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ngegas cukup kencang pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Selasa (2/12/2025).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun Holopis.com, IHSG menanjak 55,8 poin atau 0,65 persen ke level 8.604,59, setelah bergerak nyaman di zona hijau pada rentang 8.564 – 8.616.
Kinerja positif indeks turut dibarengi reli sejumlah saham yang melesat hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA) dan masuk daftar top gainers, termasuk SDMU yang kembali jadi sorotan.
Total transaksi pada sesi I ini pun tercatat mencapai 24,4 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi Rp12,04 triliun. Frekuensi perdagangan juga terbilang padat, yakni 1.603.590 kali transaksi.
Dari keseluruhan perdagangan, sebanyak 377 saham mengalami penguatan, 247 saham melemah, dan 181 saham stagnan.
Secara sektoral, sektor perindustrian memimpin penguatan dengan lonjakan 3,02 persen. Di bawahnya, sektor barang konsumsi non primer naik 1,92 persen, disusul sektor infrastruktur 1,39 persen, properti 1,25 persen, dan barang baku 1,14 persen.
Namun dua sektor justru melemah, yakni sektor kesehatan terkoreksi 1,08 persen dan teknologi turun 0,45 persen.
Dari pasar regional, indeks Asia mayoritas ikut bergerak positif. Hang Seng (Hong Kong) bertambah 0,11 persen, Straits Times (Singapura) naik 0,17 persen, dan Nikkei (Jepang) menguat 0,12 persen. Sebaliknya, Shanghai (China) terkoreksi 0,55 persen.
Deretan Saham Tembus ARA
Sejumlah saham berhasil melompat tinggi hingga mentok batas ARA, di mana harga sahamnya melonjak lebih dari 24 persen.
Daftar saham ARA pada sesi I antara lain:
– PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) naik 34,78 persen ke Rp124
– PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) melejit 24,88 persen ke Rp1.255
– PT Suncon Textile Manufacture Tbk (SSTM) melesat 24,72 persen ke Rp1.665
– PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) meningkat 24,71 persen ke Rp1.060
– PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) naik 24,47 persen ke Rp590.
Top Losers Tersungkur ARB
Di sisi lain, lima saham menjadi top losers pada sesi I. Penurunan terdalam dialami PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI) yang anjlok 14,91 persen menjadi Rp137 dan menyentuh auto rejection bawah (ARB).
Saham lain yang masuk daftar top losers meliputi:
– PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) turun 10,31 persen ke Rp87
– PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) persen melemah 8,75 persen ke Rp146
– PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) terkoreksi 8,46 persen ke Rp119
– PT Ascord Nusantara Group Tbk (RONY) persen merosot 8,03 persen ke Rp4.010.

