Ekspedisi Rasa Nusantara: Ketika Rempah Indonesia Menaklukkan Sydney

12 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) tengah meluncurkan misi perjalanan yang menarik yaitu sebuah ekspedisi rasa ke Sydney, Australia.

Bukan sekadar urusan bisnis, agenda yang akan dilaksanakan pada 4 Desember 2025 ini merupakan puncak dari Program S’RASA (Rasa Rempah Indonesia), yang kini menjelma menjadi jembatan diplomasi kuliner dan penawaran wisata gastronomi unik.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Inisiatif ini bertujuan memperkenalkan khazanah bumbu dan inovasi produk kuliner Indonesia, tidak hanya sebagai komoditas ekspor, tetapi sebagai pengalaman budaya yang wajib dicoba oleh wisatawan dan pencinta kuliner global.

Mengangkat tema Connecting Taste to Opportunity – Empowering Indonesia’s Local Flavor and Spices, kegiatan di Sydney ini menjadi etalase hidup kekayaan kuliner Nusantara. Kemenekraf mempertemukan para profesional industri kuliner dan retail Australia dengan 10 Duta Rasa Indonesia, yang terdiri dari jenama akselerator hingga pelaku usaha rintisan.

- Advertisement -

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menekankan pentingnya citra ini bagi pariwisata. Pasalanya setiap bumbu rempah Indonesia membawa cerita budaya yang akan semakin digemari di Australia dan menjadi alasan kuat bagi para wisatawan untuk berkunjung ke tanah air.

“Kegiatan di Sydney ini adalah langkah strategis untuk memperkuat citra Indonesia sebagai negara dengan cita rasa yang kaya, unik, dan tak terlupakan,” ujarnya.

Sepuluh jenama yang berpartisipasi bukan hanya sekadar produk, tetapi representasi keragaman inovasi kuliner Indonesia. Jenama-jenama yang turut serta dalam misi ini meliputi Havilla Bespoke Tea, yang menawarkan pengalaman minum teh yang disesuaikan (bespoke) dengan sentuhan rempah lokal.

Kemudian Acaraki, yang memperkenalkan kembali jamu sebagai minuman sehat yang modern dan stylish. Ada juga Lemonilo dan Ladang Lima, yang merupakan pelopor makanan sehat dan inovatif yang mengangkat bahan baku lokal.

Lalu ada La Moringa, dengan inovasi produk berbahan dasar daun kelor yang kaya manfaat serta Restoran Sederhana, jenama legendaris yang membuktikan bahwa cita rasa autentik Minang memiliki daya pikat global.

Mereka bersama dengan Battenberg Tiga Indonesia, Awan Kerupuk 988, Restu Mande, dan MagFood diposisikan sebagai “must-try” bagi siapa pun yang ingin menyelami kekayaan rempah Indonesia, bahkan sebelum mereka menginjakkan kaki di Bali atau Jakarta.

Sebagai bagian integral dari misi ini, para peserta diajak untuk meninjau langsung dua restoran Indonesia yang telah dikurasi oleh Program S’RASA di Sydney yakni Medan Ciak Sydney dan Pandawa Sydney.

Kedua lokasi ini berfungsi sebagai showcase partners, memberikan wawasan langsung tentang bagaimana kuliner Indonesia beradaptasi dan berkembang di pasar Australia. Bagi wisatawan Indonesia di Sydney, atau wisatawan asing yang penasaran dengan cita rasa Nusantara.

Kedua restoran ini menjadi titik awal sempurna untuk melakukan gastrodiplomasi personal menikmati rasa otentik yang disajikan di luar negeri, sekaligus merasakan kehangatan budaya Indonesia.

Kemenekraf berharap inisiatif ini tidak hanya memperkuat ekspor, tetapi juga memperkukuh posisi Indonesia dalam peta gastrodiplomasi global, menjadikan setiap bumbu dan hidangan Indonesia sebagai daya tarik pariwisata yang unik.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
12 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis