HOLOPIS.COM, JAKARTA — Menjelang masa libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Bandara Halim Perdanakusuma mulai mempersiapkan diri menghadapi potensi lonjakan penumpang. Berbagai fasilitas diperbarui, kapasitas ruang tunggu ditingkatkan, hingga penambahan penerbangan telah disiapkan demi kenyamanan pengguna jasa transportasi udara.
Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma, Ali Sudibyo, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan guna memastikan operasional bandara berjalan lancar selama puncak libur akhir tahun.
“Kita sedang meningkatkan kapasitas ruang tunggu, lounge, dan fasilitas lainnya. Semua disiapkan agar saat terjadi lonjakan penumpang, layanan tetap optimal,” ujar Ali usai simulasi latihan penanggulangan keadaan darurat (PKD) di Bandara Halim, Kamis (27/11/2025).
Ali menegaskan bahwa tahun-tahun sebelumnya Bandara Halim selalu mengalami peningkatan jumlah penumpang selama periode Nataru. Karena itu, selain penyesuaian fasilitas, pihak bandara juga menyiapkan extra flight.
Saat ini Bandara Halim melayani sekitar 56–58 penerbangan setiap hari. Khusus pada periode liburan, akan ada tambahan hingga 12 penerbangan ekstra, sehingga kapasitas angkut bisa meningkat cukup signifikan.
“Extra flight bisa sampai 12 penerbangan, lumayan besar untuk mengurai penumpukan,” tambah Ali.
Di samping itu, sejumlah rute diprediksi menjadi favorit masyarakat untuk liburan akhir tahun. Beberapa di antaranya adalah tujuan Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Palembang, Malang, hingga Kepulauan Riau.
“Rute terbanyak biasanya ke Matak, lalu Palembang, Jogja (Adi Sucipto), Bandung, Pangandaran, hingga Bali,” jelas Ali.
Penambahan fasilitas dan ekstra penerbangan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus menjaga kelancaran arus transportasi udara di Jakarta selama puncak libur Nataru. Dengan permintaan perjalanan yang diprediksi melonjak tinggi, Bandara Halim berkomitmen hadir dengan pelayanan yang lebih siap dan responsif.


