Siklon Langka Dekati Indonesia, BMKG Ungkap Penyebab dan Dampaknya

10 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – BMKG mengungkap bahwa Siklon Tropis Senyar merupakan fenomena yang sangat jarang terjadi di wilayah Selat Malaka, mengingat posisi Indonesia yang dekat garis ekuator biasanya tidak mendukung terbentuknya siklon tropis. Namun, perubahan iklim global membuat pola ini mulai bergeser.

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa meski Indonesia bukan jalur utama siklon tropis, dalam lima tahun terakhir semakin banyak sistem siklon yang bergerak mendekati wilayah Tanah Air dan menghasilkan dampak signifikan. Salah satunya adalah Siklon Tropis Senyar, yang kini memicu cuaca ekstrem di beberapa daerah.

- Advertisement -

“Fenomena seperti Siklon Tropis Senyar tidak umum di Selat Malaka, terlebih jika sampai berdampak pada daratan. Karena itu, BMKG menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat,” ujar Andri pada Kamis (27/11/2025).

Menurut BMKG, anomali iklim global serta dinamika atmosfer di kawasan regional telah meningkatkan peluang terbentuknya tekanan rendah hingga bibit siklon yang dapat berkembang menjadi siklon tropis, meski berada dekat jalur ekuator.

- Advertisement -

Akibat Senyar, cuaca ekstrem mulai terasa, bukan hanya berupa hujan lebat dan angin kencang, tetapi juga berpotensi menimbulkan banjir, banjir pesisir, tanah longsor, serta gangguan pada transportasi darat dan laut.

BMKG menjelaskan bahwa Siklon Tropis Senyar merupakan penguatan dari Bibit Siklon Tropis 95B yang berkembang sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh, tepatnya di Selat Malaka. Dalam sepekan terakhir, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami hujan nyaris setiap hari hingga memicu banjir bandang dan longsor yang menimbulkan kerusakan besar di sejumlah wilayah.

Karena itu, BMKG menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah untuk terus memantau kondisi cuaca dan menyiapkan langkah mitigasi berbasis risiko, terutama di daerah yang rentan bencana hidrometeorologi.

Tak hanya masyarakat darat, BMKG juga mengingatkan nelayan dan operator pelayaran untuk memperhatikan informasi prakiraan gelombang tinggi. Kondisi laut yang tidak stabil berpotensi membahayakan aktivitas penangkapan ikan maupun pelayaran umum.

BMKG memastikan pemantauan terhadap Siklon Tropis Senyar dilakukan secara intensif, dan seluruh informasi pembaruan akan dirilis secara berkala melalui kanal resmi. Hal ini dilakukan untuk memperkuat sistem peringatan dini dan memastikan masyarakat dapat mengambil langkah antisipatif sejak awal.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
10 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru