Dompet Dhuafa Resmikan Industri Nanas di Subang Sasar Ribuan Penerima Manfaat

Dompet Dhuafa melihat satu peluang besar yang selama ini terlewatkan, yaitu bagaimana jika nanas tak hanya dijual sebagai buah mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah seperti jus dan selai.

10 Shares

HOLOPIS.COM, SUBANG – Dompet Dhuafa meresmikan Industri Komunal Olahan Nanas (IKON) yang berada di Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang pada hari Rabu, 26 November 2025. Luasnya mencapai 1.000 meter persegi di atas lahan 2.000 meter persegi.

Di dalam IKON tersebut, terdapat puluhan pekerja lokal yang sibuk mengolah tumpukan buah nanas segar menjadi ekstrak jus dan selai berkualitas. Inilah Industri Komunal Olahan Nanas, atau dikenal sebagai IKON, sebuah terobosan ekonomi berbasis zakat produktif yang digagas oleh Dompet Dhuafa.

- Advertisement -

Pada peresmian tersebut dihadiri Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan Daerah Pemprov. Jabar, H. Sumasna, Kepala Dinas Pertanian, Bambang., Camat Cijambe atau yang mewakili beserta jajaran Muspika., Pembina Dompet Dhuafa, Rahmad Riyadi., Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini serta jajaran manajemen Dompet Dhuafa., Dewan Pengawas Syariah Dompet Dhuafa, KH Izzudin Abdul Manaf., Direktur Oremco, Agus Nurul Iman., Komisaris PT AAN, Mukhlis Bahrainy., Direktur PT TSamarot, Asep Teddy., Direktur PT Asia Agri Nusa, Tendy Satrio dan Tommy Nugraha, Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian.

“Dompet Dhuafa datang membawa harapan. Tahun 2014, lembaga filantropi ini membebaskan lahan seluas 10 hektar di Desa Cirangkong sebagai bagian dari program wakaf produktif. Lahan itu ditanami nanas dan sebagian dijadikan sebagai lokasi peternakan domba,” ujar Ahmad Juwaini.

- Advertisement -

“Namun, program ini tak berhenti pada pertanian. Dompet Dhuafa melihat satu peluang besar yang selama ini terlewatkan, yaitu bagaimana jika nanas tak hanya dijual sebagai buah mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah seperti jus dan selai,” tambahnya.

Adapun skema kepemilikan IKON dilakukan melalui koperasi masyarakat. Dompet Dhuafa menyerahkan saham senilai Rp 2,947 miliar kepada Koperasi Produsen Barokah Agro Lestari.

“Ini yang kami maksud industri komunal karena pemiliknya adalah masyarakat yang ada di sekitar pabrik ini,” jelas Ahmad.

Pekerja sedang mengupas buah nanas di kawasan Industri Komunal Olahan Nanas Subang
Tampak salah satu pekerja sedang mengupas buah nanas di kawasan Industri Komunal Olahan Nanas (IKON) Subang. [Foto : Dokumen Dompet Dhuafa]

Secara keseluruhan, investasi pembangunan industri hingga tahap operasional berada pada kisaran Rp 10 – Rp 15 miliar. “Pokoknya keseluruhan sampai dia running berproduksi itu di kisaran antara Rp10 sampai Rp15 miliar. Itu di luar tanah loh,” ungkapnya.

Ahmad menuturkan, pendirian IKON menjadi tahap keempat pemberdayaan masyarakat dalam skema phiantropreneurship. “Awalnya kami memberikan bantuan kebutuhan dasar, lalu pelatihan keterampilan kerja, dilanjutkan pendampingan usaha, dan sekarang kita kuatkan di tahap pengembangan industri komunal”.

Menurut Ahmad, hampir 1.000 warga Cirangkong direkrut menjadi anggota koperasi dan dilibatkan dalam ekosistem IKON Subang. “Mereka bekerja sebagai tenaga produksi setelah melalui pelatihan dan asesmen keterampilan, sementara koperasi bertugas menyortir dan menyeleksi buah sebelum masuk proses industry.

Sementara itu menurut H. Sumasna mengatakan, bahwa IKON Subang merupakan bentuk hilirasi, dengan kita menjual produk olah akan berlipat menjadi 300 persen.

“Dengan kehadiran IKON ini sangat membantu sekali masyarakat petani nanas. Produk mereka diharapkan terserap. Tidak hanya menampung pada titik hilir, tapi juga di dampingi dalam aspek budidaya meskipun masyarakat telah berpengalaman,” terang Sumasna.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
10 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru