“Puji Tuhan, ini pembuktian buat kami kalau kami bisa bersaing di level atas,” ungkap Raymond, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Raymond mengatakan, akan terus berusaha untuk mempertahankan konsistensinya saat ini. “Target masih banyak yang mau kami ambil di depan, semoga kami bisa konsisten memberikan permainan yang terbaik seperti di sini. Kami akan berusaha agar gelar ini tidak menjadi beban, kami tetap mau main tanpa beban di pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Di sisi lain, Nikolaus menyebut pencapaian yang didapat tak lepas dari hasil latihan dan kesiapan strategi.
“Kami sudah tahu bumbu special masing-masing, kami sudah latihan bersama sangat lama jadi tadi terus fokus untuk menggunakan strategi yang disiapkan, tidak kendur karena a Fajar dan a Fikri adalah senior yang punya ratusan pengalaman. Sekali saja kendur, kami bisa kehilangan banyak poin,” jelas Nikolaus.
“Gelar ini kami dedikasikan untuk ganda putra pratama, ini sebuah pencapaian yang besar dan semoga bisa jadi inspirasi yang lain untuk terus mengejar ke atas. Selain itu pastinya untuk PBSI dan untuk Indonesia,” imbuh Nikolaus.
Catatan Pertandingan Raymond/Nikolaus di Australia Open 2025
– Babak 32 besar : Raymond/Nikolaus 21-18/25-23 Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng (China Taipei)
– Babak 16 besar : Raymond/Nikolaus 18-21/21-17/21-15 Choong Hon Jian/Muhammad Haikal (Malaysia
– Babak perempat final/8 besar : Raymond/Nikolaus 21-15/19-21/21-15 Man Wei Chong/Kai Wun Tee (Malaysia/3)
– Babak semifinal : Raymond/Nikolaus 21-15/21-15 Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia/2)
– Babak final : Raymond/Nikolaus 22-20/10-21/21-18 Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri

