Sabtu, 21 Feb 2026
BREAKING
Sabtu, 21 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Jejak Ibnu Rusyd, Sang Pemikir Andalusia yang Mengubah Wajah Filsafat Dunia

26 Shares

Sebelum Ibnu Rusyd muncul sebagai tokoh sentral, dunia filsafat Islam telah diramaikan oleh pemikiran besar seperti Ibnu Sina yang kemudian dikritik keras oleh Imam Al-Ghazali.

Setelah wafatnya Al-Ghazali, Ibnu Rusyd justru muncul sebagai penantang arus besar pemikiran anti-filsafat.

- Advertisement -

Mengutip Internet Encyclopedia of Philosophy, Ibnu Rusyd dikenal sebagai filsuf Muslim terakhir yang paling berpengaruh.

Ia melontarkan kritik terhadap berbagai aliran pemikiran dalam Islam, mulai dari Asy’ariyah, Mu’tazilah, Tasawuf, hingga kelompok-kelompok literal.

- Advertisement -

Baginya, akal dan wahyu tidak pernah bertentangan, justru keduanya saling melengkapi.

Karya terkenalnya, Tahafut at-Tahafut (Kerancuan dalam Kerancuan), merupakan kritik balik terhadap Imam Al-Ghazali.

Dalam buku itu, ia membela filsafat dan menunjukkan bahwa pemikiran rasional tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

Warisan Karya yang Menembus Batas Peradaban

Ibnu Rusyd meninggalkan karya yang sangat luas, yakni ilmu filsafat, logika, ilmu kedokteran, hingga keagamaan. Sebagian besar karyanya bertahan dalam bahasa Arab.

Namun banyak juga yang kini tersedia hanya dalam terjemahan Ibrani dan Latin, karena naskah Arabnya yang hilang.

Sumbangannya yang paling monumental adalah komentar-komentarnya terhadap Aristoteles. Komentar tersebut ditulis dalam tiga bentuk, yakni jawāmiʿ (ringkasan), talkhīṣ (parafrase), dan sharḥ/tafsīr (komentar panjang).

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
26 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru