Meski selamat, rasa malu dan tekanan sosial yang dihadapi disebut begitu berat. Keluarga yang justru mencibir membuat Sumiati tidak kuat menanggung aib tersebut.
Dalam kondisi putus asa, Sumiati akhirnya memilih mengakhiri hidup dengan cara menggantung diri di sebuah pohon besar dekat Benteng Fort Rotterdam.
Warga yang menemukan jasadnya kemudian membawanya ke rumah sakit di Jalan Tinggimae. Setelah dibersihkan, ia dimakamkan di kawasan Beroanging.
Meski versi ini tidak menjelaskan alasan Sumiati menakut-nakuti orang setelah kematiannya, sosoknya tetap menjadi legenda yang menimbulkan ketakutan hingga kini.
- Advertisement -

