Permintaan Produk Ramah Lingkungan Meningkat, Mendag Perkuat UMKM Lewat Program UMKM BISA Ekspor

15 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA — Menteri Perdagangan Budi Santoso menyoroti meningkatnya permintaan global terhadap produk-produk berkelanjutan, terutama dari konsumen Generasi Z dan Milenial.

Kedua kelompok ini dianggap menjadi motor utama perubahan tren belanja dunia, karena semakin peduli terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim. Menurut Mendag, peningkatan kesadaran ini tercermin dari preferensi mereka terhadap produk ramah lingkungan dan beretika.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Generasi muda kini lebih selektif dalam memilih produk. Mereka ingin sesuatu yang tidak hanya baik, tetapi juga bertanggung jawab terhadap alam,” ujar Mendag Busan seperti yang dikutip Holopis.com dalam Siaran Pers.

Untuk menangkap peluang tersebut, Kementerian Perdagangan terus mendorong pelaku UMKM agar mampu menembus pasar ekspor. Salah satu instrumen utamanya adalah program UMKM bisa Ekspor, yang memberikan fasilitas pitching dan business matching dengan calon pembeli internasional. Program ini didukung oleh 46 perwakilan perdagangan Indonesia yang tersebar di 33 negara.

- Advertisement -

“Perwakilan dagang kita di luar negeri menjadi ujung tombak pemasaran produk Indonesia. Mereka membantu mempertemukan UMKM dengan buyer internasional secara mudah, bahkan dapat dilakukan secara daring tanpa harus bertemu langsung,” jelasnya.

Hingga Januari–Oktober 2025, program UMKM Bisa Ekspor telah memfasilitasi 1.049 UMKM dengan total nilai transaksi mencapai USD 130,17 juta, atau sekitar Rp2,17 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa produk UMKM Indonesia terus mendapatkan tempat di pasar global.

Namun, Mendag Busan menegaskan bahwa keberlanjutan ekspor tidak hanya bergantung pada peluang pasar, tetapi juga komitmen pelaku usaha menjaga kualitas.

“Daya saing kita ada pada kualitas. Jika kualitas tidak konsisten, kepercayaan buyer akan hilang,” tegasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
15 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis