Pelabuhan Tanjung Priok yang dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi nyatanya juga menyimpan sejumlah cerita mistis. Sebagai salah satu pelabuhan tertua dan tersibuk di Tanah Air, tempat ini telah menjadi saksi berbagai peristiwa tragis, mulai dari kecelakaan kerja hingga kisah kelam lainnya. Tidak heran jika cerita horor di kawasan ini kerap beredar dari mulut ke mulut para pekerjanya.
Banyak orang mengaku pernah melihat penampakan yang muncul tiba-tiba di area peti kemas, gudang, hingga di permukaan laut. Cerita mengenai arwah yang gentayangan, entah tengah mencari jalan pulang atau terjebak di sekitar pelabuhan bahkan sudah menjadi pembicaraan umum khususnya di kalangan pekerja malam.
Dengan aktivitas yang sangat padat namun memiliki sudut-sudut yang sunyi saat malam tiba, pelabuhan ini menghadirkan suasana kontras yang menambah aura mencekam. Tak heran jika Pelabuhan Tanjung Priok kerap disebut sebagai salah satu lokasi angker di Jakarta Utara.
Museum Bahari
Museum Bahari, yang pada masa VOC berfungsi sebagai gudang rempah-rempah, kini dikenal sebagai salah satu lokasi paling angker di Jakarta Utara. Bangunan bersejarah ini menyimpan banyak kisah kelam. Banyak yang meyakini bahwa roh para budak, pelaut, hingga tentara Belanda dari masa lampau masih menetap di dalamnya.
Sejumlah petugas dan pengunjung mengaku pernah melihat penampakan makhluk berwujud manusia dengan pakaian khas kolonial. Kadang terdengar pula suara langkah kaki atau bisikan dari ruangan yang seharusnya kosong. Pencahayaan museum yang temaram saat malam hari membuat suasananya semakin mencekam, seolah membawa siapa pun kembali ke era kolonial.
Nuansa mistis di tempat ini terasa sangat kuat, terutama di beberapa titik yang dipercaya menjadi lokasi tragedi masa lalu. Walaupun kini berfungsi sebagai objek wisata sejarah, cerita-cerita horornya tetap menjadi magnet bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi menyeramkan.


