Pemukim Ilegal Israel Kembali Bangun Rumah di Yerusalem Timur, Warga Palestina Kian Terjepit
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Pemukim illegal Israel dilaporkan mulai membangun pos permukiman baru di tanah Palestina. Pemukiman ilegal itu mereka bangun di wilayah Anata, sebelah timur Yerusalem Timur yang sudah diduduki zionis.
Mengutip trtwolrd, Senin (10/11/2025), berdasarkan keterangan Al Baidar, kelompok hak-hak masyarakat Badui, menyebut para pemukim ilegal itu dengan pede membangun pos permukiman dengan membangun struktur dan fondasi rumah mereka.
Menurut Al Baidar, pembangunan itu dilakukan di dekat domilisi masyarakat Badui Abu Ghaliya dan Al-Ara'ara.
Al Baidar khawatir cara pemukim ilegal Israel itu bisa menyebabkan penggusuran masyarakat Badui di timur laut Yerusalem. Selain itu, bisa membatasi akses warga Palestina ke tanah hak milik mereka yang biasa digunakan untuk Bertani dan menggembala hewan.
Al Baidar memnyindir cara pemukim zionis itu sebagai bagian dari kebijakan sistematis untuk memaksakan kendali atas tanah Palestina.
"Guna memperluas kehadiran kolonial di wilayah tersebut," demikian keterangan Al Baidar.
Adapun dari data Komisi Penjajahan dan Perlawanan Tembok Otoritas Palestina, para pemukim ilegal sejauh ini sudah mendirikan sekitar 114 pos. Mereka melakukan itu sejak aksi genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza pada Oktober 2023.
Cara-cara pemukim ilegal Israel ini belawanan dengan putusan Mahkamah Internasional pada Juli 2025. Padahal, Mahkamah Internasional menyatakan cara Israel ilegal dan mesti disetop.
Saat itu, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel atas wilayah Palestina ilegal. Maka itu, pemukim ilegal itui mesti segera keluar dari Tepi Barat dan Yerusalem Timur.