Kemudian, ada Ketua Pelaksana ARI-BP KH. Zaitun Rasmin, Ketua Panitia Dialog Asia Pasific untuk Palestina KH. Oke Setiadi Affendi.
Selanjutnya, ada Sekjen MUI Buya KH. Amirsyah Tambunan, Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera dan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid serta seluruh tokoh perwakilan negara-negara Asia Pasifik yang peduli terhadap Palestina.
Berikut isi deklarasi peserta Konferensi Asia-Pasifik untuk Palestina 2025.
1. Kami mengecam keras dan tanpa syarat genosida, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina, dan menyerukan Israel untuk segera menghentikan pelanggaran hak-hak Palestina dan hukum internasional.
2. Kami menegaskan kembali dukungan terhadap hak yang tidak dapat dicabut bagi rakyat Palestina untuk kembali ke tanah mereka, menentukan nasib sendiri, merdeka, dan berdaulat penuh, serta menyerukan persatuan internal rakyat Palestina untuk mencapai tujuan tersebut.
3. Kami menuntut agar Israel, sebagai kekuatan pendudukan, mematuhi kesepakatan gencatan senjata, mengakhiri blokade Gaza, dan mengizinkan bantuan kemanusiaan tanpa hambatan ke seluruh wilayah Palestina yang terdampak.
4. Kami menyerukan penarikan penuh dan segera seluruh pasukan Israel dari seluruh wilayah Palestina yang diduduki secara ilegal, serta menuntut pengembalian tanah yang telah dirampas oleh pemukim Israel kepada pemilik sahnya, rakyat Palestina.
5. Kami menyerukan negara anggota OKI dan negara-negara pendukung Palestina untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel, serta menuntut pengusiran Israel dari PBB.
6. Kami juga mendesak penempatan Pasukan Multinasional yang dipimpin oleh Indonesia, Turki, dan Malaysia untuk menegakkan gencatan senjata dan resolusi-resolusi PBB.
7. Kami mendesak Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk mempercepat proses hukum terhadap kejahatan Israel dan memastikan pertanggungjawaban atas genosida dan kejahatan perang.
8. Kami bertekad memperkuat solidaritas Asia-Pasifik untuk Palestina melalui:

