ICEFF 2025 Surabaya Sukses Gaet Rp5,3 Miliar untuk Ekraf Syariah

26 Shares

HOLOPIS.COM, SURABAYA – Pasar ekonomi kreatif (Ekraf) yang didorong nilai syariah baru saja mendapatkan suntikan validasi masif. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) sukses menutup gelaran Islamic Creative Economy Founders Fund (ICEFF) 2025 di Surabaya dengan torehan fantastis Rp5,3 miliar potensi pembiayaan tervalidasi.

Angka ini membuktikan bahwa Ekraf Syariah bukan lagi sekadar niche, melainkan kekuatan utama yang siap menjadi “the new engine of growth” nasional, menawarkan return dan keberlanjutan yang sejalan dengan etika bisnis global.

- Advertisement -Hosting Terbaik

ICEFF 2025 yang diselenggarakan selama tiga hari (5-7 November) di Surabaya merupakan sebuah bootcamp sekaligus arena pitching yang menyaring 50 pelaku ekraf dari berbagai subsektor inovatif, mulai dari modest fashion dan kuliner halal, hingga aplikasi, animasi, dan desain produk.

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa keberhasilan ini terletak pada perpaduan antara daya saing bisnis dengan integritas nilai. “Ekonomi kreatif bukan hanya tentang bisnis, ini tentang keberlanjutan, nilai, dan keberkahan. Kegiatan seperti ini sangat krusial untuk memperkuat pembiayaan kreatif berbasis nilai syariah, menjadikannya ruang aktualisasi etis bagi para kreator,” ujar Menteri Ekraf.

- Advertisement -

Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, memaparkan data yang menunjukkan urgensi penguatan ekosistem ini. Diantaranya yaitu jumlah tenaga kerja Ekraf diproyeksikan melonjak dari 26,5 juta (2024) menjadi 27,7 juta (2029).

Kemudian Investasi di sektor ini diprediksi naik signifikan, dari Rp138,4 triliun (2024) menjadi proyeksi Rp183,7 triliun pada 2029. “Ekosistem kreatif berbasis etika dan keadilan ini adalah kartu truf Indonesia untuk memperkuat daya saing di tingkat global,” tambah Cecep.

Kunci keberhasilan deal-making di ICEFF adalah penerapan pendekatan Hexahelix yang menyatukan seluruh pemangku kepentingan: kreator, lembaga keuangan syariah, akademisi, komunitas, media, dan pemerintah.

Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan, dan Investasi, Anggaran Hayun Anujuprana, menjelaskan bahwa ICEFF berfungsi sebagai kurator yang memastikan startup kreatif tidak hanya menarik secara finansial tetapi juga sesuai dengan prinsip syariah.

Para peserta mendapatkan bimbingan intensif dari mentor Young Entrepreneur Academy (YEA) sebelum menghadapi pitching di hadapan lembaga pembiayaan. Hasilnya, kesepakatan pembiayaan Rp5,3 miliar berhasil dibukukan.

ICEFF 2025 telah mengukuhkan Ekraf sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia sebuah sektor yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga memprioritaskan keberlanjutan, etika, dan keadilan dalam skala bisnis.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
26 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis