Kayu manis bermanfaat untuk membantu mengontrol kadar gula darah karena mampu meningkatkan sensitivitas insulin. Tak jarang kayu manis juga digunakan untuk meredakan nyeri haid dan memperbaiki suasana hati.
Rasanya memang pahit, namun brotowali memiliki manfaat besar dalam membantu menurunkan kadar gula darah dan menjaga kesehatan metabolisme tubuh.
Daun sirih memiliki sifat antimikroba, antiseptik, dan anti radang. Air rebusannya sering digunakan untuk meredakan batuk ringan atau membantu menjaga kesehatan mulut.
Daun jambu biji efektif untuk membantu meredakan diare karena mengandung zat antibakteri yang dapat menekan pertumbuhan bakteri penyebab gangguan pencernaan.
Kapulaga bermanfaat untuk meredakan maag dan gangguan pencernaan seperti perut kembung atau mual. Aromanya juga memberikan efek relaksasi ringan.
Biji pala memiliki sifat antibakteri dan sering digunakan dalam perawatan kulit, termasuk mengatasi jerawat dan menjaga kesehatan mulut.
Rasa pahit dari daun sambiloto justru menunjukkan kandungan zat aktif yang bersifat antibakteri, anti radang, hingga antivirus. Biasanya digunakan untuk meredakan flu, batuk, dan demam ringan.
Selain tanaman di atas, masih ada banyak tanaman lain yang bisa dijadikan TOGA, seperti jahe, kencur, temu ireng, temu giring, hingga kumis kucing yang dikenal baik untuk kesehatan ginjal.
Menanam TOGA tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi juga dapat membantu penghematan biaya. Sobat Holopis tidak harus selalu bergantung pada obat-obatan sintetis untuk keluhan ringan. Selain itu, memiliki tanaman di rumah juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih asri dan menenangkan.
- Advertisement -

