Berikan Jeda untuk Beristirahat
Jangan terus bertanya, “Apa yang bisa saya kerjakan sekarang?” Setelah menyelesaikan pekerjaan, beri waktu bagi diri sendiri untuk istirahat, menikmati akhir pekan, atau melakukan aktivitas ringan yang tidak menimbulkan stres.
Utamakan Perawatan Diri
Luangkan waktu untuk aktivitas yang menenangkan, seperti berjalan pagi, menonton film, atau sekadar menikmati minuman favorit. Istirahat bukanlah bentuk kemalasan, tetapi bagian dari keseimbangan hidup.
Pisahkan Diri dari Identitas Pekerjaan
Belajarlah professional detachment untuk memahami bahwa pekerjaan bukan satu-satunya identitas diri. Dengan begitu, seseorang bisa tetap berkomitmen pada pekerjaannya tanpa kehilangan keseimbangan hidup pribadi.
Dengan memahami keempat aspek tersebut, semoga Sobat Holopis dapat terlepas dari kondisi toxic productivity, sehingga aktivitas harian tidak menjadi racun bagi diri sendiri, lingkungan bahkan masa depan kamu.

