Nyeri dada atau rasa tertekan di dada dapat muncul ketika penumpukan kolesterol terjadi pada pembuluh darah arteri yang mengalir ke jantung. Kondisi ini disebut angina.
Jika aliran darah ke jantung terhambat, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah. Gejalanya bisa berupa dada terasa berat, panas, atau seperti ditekan. Ini merupakan tanda serius yang tidak boleh diabaikan karena dapat berkembang menjadi serangan jantung.
4. Muncul Benjolan Lemak di Bawah Kulit
Kolesterol tinggi juga dapat terlihat melalui perubahan pada kulit. Benjolan kecil berwarna kuning pucat hingga jingga yang muncul di sekitar kelopak mata, siku, punggung, atau area sendi dikenal sebagai xanthelasma atau xanthoma. Benjolan ini merupakan tumpukan lemak di bawah kulit dan menjadi salah satu pertanda kadar kolesterol di dalam darah sudah tinggi.
5. Serangan Jantung
Jika plak kolesterol menumpuk terlalu banyak di pembuluh darah jantung, aliran darah bisa terhenti sepenuhnya dan menyebabkan serangan jantung.
Gejalanya dapat berupa nyeri dada yang hebat, sesak napas, keringat dingin, mual, dan nyeri yang menjalar ke lengan atau leher. Kondisi ini merupakan keadaan darurat yang membutuhkan penanganan cepat.
6. Stroke
Kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan stroke. Ketika aliran darah ke otak terhambat atau pembuluh darah di otak pecah, bagian otak tersebut tidak mendapatkan oksigen yang cukup.
Akibatnya, seseorang bisa mengalami kelumpuhan pada satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, kebingungan mendadak, atau gangguan penglihatan. Sama seperti serangan jantung, stroke juga merupakan kondisi darurat medis.

