Kebangkitan tren ini juga dipicu oleh konten viral bertema nostalgia. Video seperti “Things Only 90s Kids Remember”atau “2000s Trends We Need to Bring Back” banyak beredar di media sosial, mengundang rasa penasaran generasi muda. Tak hanya itu, barang-barang seperti kamera analog, walkman, hingga mainan Tamagotchi kembali digandrungi.
Bagi banyak orang, benda-benda retro tersebut memiliki nilai sentimental dan estetika yang tak tergantikan oleh teknologi modern. Misalnya, foto dari kamera analog memberi nuansa otentik yang tidak bisa ditiru filter digital.
Tren yang Menyatukan Generasi
Menariknya, tren ini tak hanya jadi fenomena Gen Z, tetapi juga menjembatani nostalgia lintas generasi. Mereka yang tumbuh di era tersebut kini ikut berbagi cerita dan pengalaman, menciptakan ruang diskusi yang hangat antara generasi lama dan baru.
Dengan kombinasi antara kenangan, estetika, dan kreativitas digital, tren 90-an dan 2000-an diperkirakan akan terus berkembang, menjadi bukti bahwa nostalgia memang selalu punya tempat di hati generasi mana pun.

