Banjir Kaligawe Surut, Upaya Pompanisasi Bergeser ke Sayung Demak

8 Shares

HOLOPIS.COM, DEMAK – Upaya penanganan banjir oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus berlanjut. Setelah banjir di wilayah Kaligawe, Kota Semarang berhasil surut, kini fokus penanganan bergeser ke wilayah Sayung, Kabupaten Demak.

Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Tata Ruang (Pusdataru) Jateng, Henggar Budi Anggoro menyampaikan bahwa tiga unit mesin pompa telah dikerahkan ke Dusun Lengkong, Kecamatan Sayung, untuk mempercepat proses pompanisasi banjir di kawasan tersebut.

- Advertisement -

Menurutnya, Dusun Lengkong merupakan salah satu titik rawan banjir yang perlu perhatian serius, terutama saat musim hujan tiba. Setelah kondisi di Kaligawe terkendali, pihaknya langsung mengalihkan sumber daya untuk mempercepat penanganan di Sayung.

“Karena di Semarang sudah surut, kami beralih ke Lengkong, Sayung. Ada tiga unit yang kami turunkan untuk bisa menangani banjir di sana,” ujar Henggar, dikutip Holopis.com Jateng, Rabu (5/11/2025).

- Advertisement -

Dia menyampaikan, upaya penanganan banjir oleh pihaknya di wilayah Kaligawe Semarang membuahkan hasil yang positif. Berkat upaya pompanisasi, banjir yang sempat beberapa hari ini menggenang kawasan tersebut sudah sepenuhnya surut, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.

“Alhamdulillah untuk wilayah Kaligawe Semarang sudah surut. Upaya pemerintah sudah membuahkan hasil. Air surut dan jalan kembali lancar,” ujar Henggar.

Saat ini, lanjutnya, Dinas Pusdataru telah menyiagakan 10 unit pompa air untuk penanganan banjir di berbagai titik banjir. Selain tiga unit di Sayung, satu unit lainnya masih beroperasi di kawasan Tenggang, Kota Semarang.

“Mesin pompa lain sedang kami cek untuk disiagakan kembali. Meskipun di Kaligawe sudah surut, kami tetap pantau dan siagakan pompa di lokasi. Jika di Sayung membutuhkan tambahan, kami siap turunkan lagi,” tambah Henggar.

Ia menegaskan, seluruh langkah penanganan banjir dilakukan sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, yang menekankan agar persoalan banjir di wilayah Semarang dan Demak dapat diselesaikan secara tuntas.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jateng untuk menjaga stabilitas lingkungan dan ekonomi masyarakat di wilayah rawan banjir. “Kalau banjir tertangani, pemukiman sehat, jalan lancar, tentu ekonomi akan hidup,” tandas Henggar.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
8 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru