“Kita melihat bahwa Pak Prabowo dan Kementerian Agama sangat concern dalam meningkatkan SDM itu, dalam hal ini dosen-dosen dan tendik, sehingga mereka bisa memberikan kontribusi penting bagi masyarakat. Ini komitmen kita untuk bagaimana UIN ini SDM-nya handal, bisa melayani dengan baik dan excelent,” ujarnya.
Rektor berharap agar para penerima bantuan pendidikan tersebut dapat menyelesaikan studinya tepat waktu, sehingga dapat langsung melayani dengan cepat.
“Jadi saya ucapkan selamat, ini amanah. Sekali lagi selamat, teman-teman jangan merasa berutang budi kepada kami, kepada pimpinan, ini hak teman-teman, dan juga kewajiban kita untuk menjaga UIN,” pungkasnya.
Ditempat yang sama, Wakil Rektor II UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Imam Subchi, mengungkapkan bahwa pada 2022, bantuan beasiswa sebesar Rp577 juta. Angka tersebut, menurut Imam, sempat turun di 2023, yakni hanya sebesar Rp415 juta saja. Namun sejak Rektor dijabat oleh Prof Asep Saepudin Jahar, nominal beasiswa kembali naik.
“Tahun 2024 naik menjadi Rp585 juta, tahun 2025 naik menjadi Rp2,85 miliar. Kenaikan beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen pimpinan, khususnya Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam rangka untuk memperkuat SDM di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” ungkapnya.
Imam menyampaikan, angka tersebut mungkin ke depannya akan kembali bertambah. Namun, menurut Imam, hal itu akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan yang ada di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
“Semenjak ada Instruksi Rektor tentang masalah keuangan difokuskan atau disentralkan, terjadi lonjakan-lonjakan pendapatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mulai dari tahun 2023, 2024, sampai 2025. Saya lihat dari data yang ada, 2021, 2022, 2023, ini stagnan di Rp600 miliar anggaran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Di 2024 melonjak menjadi Rp946 miliar,” ujarnya.
Ke depan, Imam pun berharap, kebijakan baik seperti ini dapat diteruskan meskipun pimpinan di UIN Jakarta berganti. “Mudah-mudahan nanti rektorat yang akan datang, siapapun pimpinannya bisa melanjutkan. Dan nanti doktor-doktor yang ada di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini jadi doktor-doktor yang berkualitas tinggi dan paralel juga sesuai dengan bidang ilmu masing-masing,” ungkapnya.

