Trump bilang saat ini negara-negara pesaing AS sudah mulai mengejar ketertinggalan. Dia berdalih sebenarnya AS tak mau melakukan uji coba nuklir.
“Karena kekuatan destruktifnya yang luar biasa, saya benci melakukannya, tetapi tidak ada pilihan lain!,” tutur Trump.
Pun, ia menyindir posisi Rusia soal jumlah nuklir yang sudah di bawah AS. Lalu, China di urutan tiga soal koleksi nuklir.
“Rusia berada di posisi kedua, dan China masih jauh di urutan ketiga, tetapi mereka akan mampu menyamai kita dalam lima tahun,” kata Trump.
- Advertisement -
- Advertisement -

