Dari Tolak Jadi Beli, Ini Cerita dan Alasan BP Akhirnya Gandeng Pertamina
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Setelah sempat kehabisan stok bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian, BP akhirnya memastikan pasokan BBM kembali normal. Langkah ini dilakukan usai perusahaan memutuskan untuk membeli base fuel dari Pertamina, bukan lagi mengimpor secara langsung dari luar negeri.
“Prioritas kami adalah memastikan BP 92 kembali tersedia dan kualitas produk tetap konsisten. Fokus mutu adalah bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk menghadirkan layanan energi terpercaya di Indonesia,” ujar Presiden Direktur BP-AKR, Vanda Laura, dikutip dari Antara, Minggu (2/11/2025).
Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kerja sama tersebut melibatkan pembelian 100 ribu barel base fuel dari PT Pertamina Patra Niaga. Jika dikonversi, jumlah itu setara dengan 15,9 juta liter bahan bakar. “Betul, volumenya 100 ribu barel,” kata Dirjen Migas ESDM, Laode Sulaeman, membenarkan kabar tersebut.
Kini, BBM BP 92 telah kembali tersedia di seluruh jaringan SPBU BP di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat, serta akan menyusul di Jawa Timur dalam waktu dekat.
Sebelumnya, BP sempat menghadapi krisis pasokan akibat kebijakan baru pemerintah yang melarang impor langsung base fuel oleh swasta. Situasi itu diperparah dengan batalnya pembelian dari Pertamina beberapa waktu lalu karena perbedaan spesifikasi bahan bakar.
Kala itu, BP menolak kargo base fuel Pertamina lantaran mengandung etanol 3,5%, sedangkan formulasi BBM BP tidak mencantumkan etanol. “Memang sampai saat ini kami belum menerima karena salah satu concern kami adalah etanol,” ujar Vanda saat itu.
Namun, setelah melalui proses panjang, BP dan Pertamina akhirnya mencapai kesepakatan baru. Vanda menjelaskan bahwa kerja sama ini terlaksana setelah seluruh aspek, mulai dari kepatuhan, kesesuaian spesifikasi, hingga standar kualitas dan aspek komersial, telah terpenuhi.
“Pengadaan base fuel impor melalui mekanisme pemerintah merupakan solusi sementara yang kami ambil dengan hati-hati, terukur, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Dengan langkah ini, BP-AKR menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional, sekaligus memastikan seluruh jaringan SPBU BP tetap melayani masyarakat dengan BBM berkualitas tinggi.